Jepang Kini: Pangkalan Militer Amerika

Melanjutkan perbincangan di TV Jepang.

Kenapa di Jepang, khususnya yang sering kita dengar di Okinawa ada pangkalan militer Amerika? Mosok Jepang negara modern dan kuat secara ekonomi mengijinkan tempatnya ditempati pangkalan militer Amerika? Sampai sekarang lagi.

Setelah Jepang kalah pada perang dunia ke 2, maka semua senjata yang dimiliki oleh militer Jepang dilucuti. Dan Jepang harus menanda-tangani perjanjian tentang tidak diperbolehkannya memiliki militer. Oleh karena itu prajurit Jepang sekarang dinamakan pasukan bela diri. Tapi masak sebuah negara tidak memiliki militer, ndak mungkin kan. Bagaimana kalau ada negara yang menyerang Jepang. Dalam perjanjian itu Amerika sebagai pemenang perang juga memasukkan poin bahwa untuk melindungi Jepang, Amerika akan membuat pangkalan militer di Jepang. Jadi prinsip dasar keberadaan pangkalan itu adalah untuk melindungi Jepang dari ancaman serangan negara lain.

Ada berapa pangkalan militer yang ada di Jepang? Ada 85 tempat pangkalan militer di Jepang. Dari jumlah itu 33 buah berada di Okinawa. Jadi yang terbesar di Okinawa. Sebenarnya pangkalan ini berada hampir di seluruh Jepang, tapi yang di luar Okinawa kecil-kecil. Bisa dibayangkan bisingnya Okinawa oleh suara jet-jet tempur Amerika. Konon untuk menyuplay peralatan perang Amerika melawan Vietnam waktu itu juga menggunakan landasan militer di Okinawa ini. Weleh, weleh, weleh……..

Ada berapa sih militer Amerika di pangkalan militernya di Jepang? ada sekitar 9.800 orang. Kalau ditambah dengan keluarganya menjadi sekitar 12.000 orang. Bisa dibayangkan, ini berapa desa dengan jumlah penduduk sekian itu. Jadinya memang di dalam area pangkalan itu dibangun sekolah, supermarket, gedung olah raga, tempat bowling, dsb untuk “menghidupi” roda kehidupan di situ dan kebutuhan prajuritnya. Uang yang digunakan untuk jual-beli bukan yen melainkan dolar. Jadi, suasananya kayak kota di Amerikalah. Hanya saja sipil tentu saja tidak boleh masuk di area itu, kecuali yang memang bekerja misalnya di supermarket yang berada di pangkalan itu.

Jet-jet tempur supercepat yang dimiliki Amerika tiap hari berterbangan, entah dari Amerika, atau Hawai. Dari Okinawa sampai Hawai hanya ditempuh dengan 2,5 jam. Bagaimana cepatnya ya. Jadi bisa dibayangkan jika Korea Utara menyerang Jepang, maka dalam waktu tidak lebih dari satu jam, pesawat-pesawat tempur Amerika sudah bisa menyentuh bagian Jepang yang dekat dengan negara itu. Weleh… weleh…. weleh.

Setelah terjadi pemerkosaan terhadap cewek Jepang oleh tentara Amerika, warga Jepang Okinawa berharap agar pangkalan militer itu secepatnya dipindah dari Jepang. Tapi apakah bisa secepat itu? Mestinya kan ada perjanjiannya sampai kapan, terus biayanya kalau pindah bagaimana dsb. Embuhlah, begitu saja yang saya tangkap tentang pembicaraan masalah Pangkalan Militer di Amerika yang ditayangkan di chanel 11 TV Jepang, pada tanggal 8 September 2009.

Nagoya, Ramadhan 2009

Roni

.

.

Berita terkait.

Warga Jepang Menolak Pangkalan Militer AS
Kamis, 15 April 2010 | 01:33 WIB

AP photo/Igor Kovalenko

TOKYO, KOMPAS.com – Kepala daerah tiga kota di satu pulau Jepang dilaporkan memberitahukan kepada pangkalan militer AS, Rabu (15/4/2010) mereka akan menulis surat kepada Presiden Barack Obama untuk mengatakan penolakan mereka terhadap rencana pemerintah.

Pusat sengketa adalah sekitar keputusan pemerintah mereka meninjau perjanjian 2006, untuk memindahkan Pangkalan Udara Korps Marinir di Funtenma, Okinawa, dari daerah pemukiman ke wilayah pantai yang lebih sepi, di pulau itu.

Media melaporkan, pemerintah Jepang berencana memindahkan pangkalan tersebut ke Tokunoshima, satu pulau di prefektur Kagoshima, di utara Okinawa.

Pemerintah tidak mengkonfirmasikan laporan-laporan itu, namun penduduk Takunoshima telah menyuarakan penentangan terhadap rencana tersebut, dengan sekitar 4.000 orang melakukan unjukrasa memprotes rencana itu bulan lalu.

“Ketiga wali kota di Tokunoshima, yang jika penduduknya dijumlahkan mencapai sekitar 27.000, kini sedang menyusun surat untuk dikirimkan kepada Presiden AS, Barack Obama,” kata salah seorang dari tiga wali kota, Akira Okubo.

Rancangan surat itu mengatakan: “Kami, semua penduduk pulau, memprotes terhadap relokasi pangkalan udara ke Tokunoshima. Pulau kami adalah subtropika dan masih kaya dengan lingkungan alam,” tulis para wali kota.

“Kami tetap cinta untuk tinggal di Tokunoshima yang indah ini, sebagaimana sekarang, dan untuk generasi mendatang.”

Pulau tersebut adalah bagian dari kepulauan Amami, yang dipandang berposisi strategis penting sebagai tempat terdekat ke Korea Utara dan Selat Taiwan – keduanya berpotensi rawan yang memerlukan penyebaran militer AS.

Ketiga wali kota juga sedang mempersiapkan aksi protes lain, yakni unjukrasa pada Ahad, yang menurut mereka akan melibatkan sekitar 10.000 penduduk. “Kami juga akan mengirimkan foto-foto demonstrasi itu kepada Presiden Obama,” kata Okubo.

Perdana Menteri Jepang, Yukio Hatoyama, telah berjuang selama beberapa bulan untuk mendapatkan cara pemecahan yang akan memuaskan rakyat pulau Okinawa, bagian dari prefektur Jepang paling selatan, dan tuntutan-tuntutan keamanan AS, sekutu pentingnya.

Hatoyama mengatakan di Washington, dia telah berjanji pada Obama, akan memecahkan sengketa pangkalan itu pada akhir Mei, meskipun pada kenyataannya rakyat Okinawa sejak lama marah dengan kehadiran banyak militer AS.

Media Jepang berspekulasi, Hatoyama mungkin akan mengundurkan diri jika dia gagal bisa memecahkan sengketa itu, sebelum batas-waktu yang dia tetapkan habis.

Pemerintah Obama meminta dengan tegas berdasarkan rencana relokasi 2006, namun juga telah berjanji akan mempertimbangkan suatu usulan tandingan.

Namun demikian, beberapa penjabat AS secara pribadi menyuarakan kejengkelan pada apa yang mereka pandang sebagai ketidaktegasan pemerintah Jepang.

Satu Tanggapan

  1. ksian ya negeri itu……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: