Abstrak Sastra 5

76 ABSTRAK

KEPRIBADIAN TOKOH-TOKOH GURU DALAM NOVEL

二十四の瞳NIJŪSHI NO HITOMI karya 壺井栄 (SAKAE TSUBOI)

Nama : Mochammad Akhiri

No. Registrasi : 012104219

Program Studi : Bahasa Jepang

Jurusan : Bahasa Asing

Fakultas : Bahasa dan Seni

Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Penelitian ini merupakan penelitian sastra yang menggunakan novel sebagai obyek penelitian. Melalui penelitian ini penulis berusaha memberikan sumbangan agar penelitian sastra akan lebih berkembang di masa yang akan datang.

Novel 『二十四の瞳 』(Nijūshi no Hitomi) karya壺井栄 (Sakae Tsuboi) dipilih sebagai bahan penelitian karena kepribadian tokoh guru yang ada pada novel ini menarik untuk diteliti. Selain itu, kesesuaian bidang ilmu yang ditekuni penulis terhadap sudut pandang penelitian menjadi pendukung dan alasan utama penelitian ini.

Adapun rumusan masalah penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Bagaimanakah kepribadian tokoh guru Ibu Oishi dan tokoh Pak Guru?

2. Manakah dari kedua tokoh guru tersebut yang mempunyai kepribadian sebagai guru yang baik?

Sesuai dengan rumusan masalah tersebut di atas, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepribadian tokoh guru Ibu Oishi dan tokoh Pak Guru. Tujuan selanjutnya adalah menentukan siapakah dari kedua tokoh guru tersebut yang mempunyai kepribadian sebagai guru yang baik.

Kepribadian yang dimaksud pada rumusan masalah yang tersebut di atas adalah kepribadian menurut Djamarah. Kepribadian seorang guru menurut Djamarah (2000:39), adalah suatu masalah yang abstrak, hanya dapat dilihat lewat penampilan, tindakan, ucapan, cara berpakaian dan dalam menghadapi setiap persoalan.

Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode gabungan, yaitu metode analisis dan metode deskriptif. Metode analisis digunakan untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas tentang permasalahan yang ada. Sedangkan metode deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan data yang sudah ada, dan menyesuaikan data dengan tujuan penelitian.

Setelah diadakan analisis data, diperoleh kesimpulan sebagai berikut:

1. Kepribadian Ibu Oishi dapat dilihat dari: cara berpakaian ala barat, bersikap baik dengan masyarakat dan kolega, memahami kesulitan anak didik, berhati-hati dalam berbicara dan kurang sabar dalam menghadapi persoalan.

Kepribadian Pak Guru dapat dilihat dari cara berpakaian tradisional, kurang bersikap baik dengan masyarakat dan kolega, tidak memahami kesulitan anak didik, suka menggunjing dan berkata kasar, dan mudah marah.

2. Guru yang berkepribadian baik adalah Ibu Oishi. Walaupun ada sifat kurang sabar dalam menghadapi kenakalan murid-muridnya yang ada pada diri Ibu Oishi, Ibu Oishi adalah sosok guru yang berkepribadian yang baik. Ia selalu berusaha menjadi bagian dari anak didiknya yang ditunjukkan dengan memahami kesulitan anak didiknya dalam hal belajar maupun diluar masalah belajar.


要旨

壺井栄『二十四の瞳』における先生がたの性格について

本研究は文学の研究で、研究対象として小説をしようする。本研究通して研究者は将来日本語文学の研究がさらに発展になるように、この作品を書くという希望である。

壺井栄『二十四の瞳』を決めたの理由は小説の中にいる登場した先生方の性格が面白いからと思うのである。そのうえ、研究者の専門は本研究に相当するという主な理由である。

本研究の問題は次の二点である。

1. 大石先生と男先生はどんな性格を持っていますか。

2. 二人の先生の中でどちらがいい性格を持っていますか。

本研究の目的は大石先生と男先生の性格を記述をする。他の目的は二人の先生の中で誰かがいい性格を持っているのを決めます。

上記の問題点にある性格はDjamarahによっての性格のである。Djamarahによると、先生の性格と言うのは抽象の問題で姿・行動・言葉遣い・服を着方などで、また、何かを問題が出ていたら、解決する方法を持っている。本研究には結合の方法を用いた。すなわち、分析方法と記述方法である。

本研究の結果は、下記の通りである。

1. 大石先生の性格は洋服を着る・社会と同僚の仲がよい・生徒の問題に理解・言葉遣いが得意などを辛抱しないからみたいに見える。男先生の性格は伝統服を着る・社会と同僚の仲がよくない・生徒の問題に理解のない・口が悪い、怒りやすいみたいに見える。

2. 大石先生が一番いい性格を持っている。大石先生は辛抱の性格を持っていたのに、大石先生が本当にいい先生である。その他は大石先生はいつも生徒の問題に理解をする、すなわち勉強の問題のも勉強のほかのも理解する。


77 ABSTRAK

Momijigari dan Otsukimi dalam Tanka Karya Takuboku Ishikawa

Nama : Wira Kawedar

No. Registrasi : 012104014

Program Studi : Bahasa Jepang

Universitas : UNESA

Takuboku Ishikawa adalah salah seorang penyair Jepang modern yang terkenal. Ichiaku no Suna (segenggam pasir) merupakan kumpulan tanka pertama Takuboku Ishikawa pada bulan Desember tahun 1910.

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah:

1. Bagaimana unsur momijigari dalam tanka karya Takuboku Ishikawa?

2. Bagaimana unsur otsukimi dalam tanka karya Takuboku Ishikawa?

Tujuan penelitian ini adalah:

1. Mendeskripsikan unsur momijigari dalam tanka karya Takuboku Ishikawa.

2. Mendeskripsikan unsur Otsukimi dalam tanka karya Takuboku Ishikawa.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang diambil adalah kumpulan puisi Takuboku Ishikawa yang berjudul Ichiaku no suna (Segenggam Pasir). Puisi-puisi yang terdapat dalam Ichiaku no Suna adalah Ware o Ai Suru Uta (Puisi yang Menyayangi Diri), Kemuri Ichi (Asap I), Kemuri Ni (Asap II), Akikaze no Kokoro Yosa ni (Bayu Musim Gugur Yang Sejukkan Kalbu), Wasuregataki Hitobito Ichi (Mereka Yang Takkan Dilupa I), Wasuregataki Hitobito Ni (Mereka Yang Takkan Dilupa II), dan Tebukuro o Nugu Toki (Kala Kulepaskan Sarung Tangan).

Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah:

1. Momijigari dalam tanka karya Takuboku Ishikawa adalah ketika musim gugur menikmati pemandangan alam yang indah, perubahan cuaca (sejuk, dingin), suasana hati (senang, sedih), dan aktifitas manusia pada tiap-tiap waktu (pagi, siang, sore, malam).

2. Otsukimi dalam tanka karya Takuboku Ishikawa adalah ketika musim gugur menikmati pemandangan alam yang berhubungan dengan langit, awan dan sinar bulan bersama aktifitas manusia beserta suasana hatinya.


要旨

石川啄木の短歌における紅葉狩り及びお月見

石川啄木は現代日本の有名な詩人である。「一握の砂」詩集は191012月に書かれた。

本研究の問題としては:

1.石川啄木の短歌の紅葉狩りの要素はどうであろうか。

2.石川啄木の短歌のお月見の要素はどうであろうか。

上記の問題により、本研究の目的は:

1.石川啄木の短歌に紅葉狩りの要素について説明する。

2.石川啄木の短歌にお月見の要素について説明する。

本研究に使用する方法はdeskriptif kualitatifである。 デ一タは石川啄木の詩集をとって集めた。 「一握の砂」詩集は「我を愛する歌」、「煙一」、「煙二」、「秋風の心よさに」、「忘れがたき人々一」、「忘れがたき人々二」、「手袋を脱ぐ時」から成っている。 本研究の結果は:

1.石川啄木の短歌の紅葉狩りはいつでも(午前、昼間、夕方、夜)の美しい

自然、天気変化(涼しさ、寒さ)、気持ち(楽しさ、悲しさ)、人間の活

動を楽しむ。

3.石川啄木の短歌のお月見は自然、、空、雲、月、人間の気持ち、人間の活

動を楽しむ。


78 ABSTRAK

Fantasi Seks Tokoh Eguchi Dalam Novel Nemureru Bijo

Karya Kawabata Yasunari

Nama : Erik Fidian Santoso

No Registrasi : 012104020

Program Studi : Pendidikan Bahasa Jepang

Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Novel Nemureru Bijo adalah novel yang ditulis oleh Kawabata Yasunari dan diterbitkan pada tahun 1961. Novel ini menceritakan tentang tokoh Eguchi yang mengalami kesepian pada saat usianya menginjak enam puluh tujuh tahun.

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Mengapa tokoh Eguchi melakukan fantasi seks dalam novel Nemureru Bijo karya KawabataYasunari?

2. Bagaimanakah fantasi seks tokoh Eguchi dalam novel Nemureru Bijo karya Kawabata Yasunari?

Tujuan penelitian ini adalah :

1. Mengetahui mengapa tokoh Eguchi melakukan fantasi seks.

2. Mendeskripsikan bagaimanakah tokoh Eguchi melakukan fantasi seks.

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan metode deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyebab mengapa tokoh Eguchi melakukan fantasi seks adalah usia, kesepian, disfungsi seksual, dan mental. Kemudian fantasi seks tokoh Eguchi adalah fantasi disadari aktif : fantasi disadari yang dipimpin oleh kemauan dan akal kita, fantasi disadari pasif : fantasi disadari yang tidak dikuasai oleh akal maupun kemauan kita, dan fantasi tidak disadari : fantasi yang terjadi tanpa diketahui dan tanpa disadari.


要旨

川端康成の『眠れる美女』における江口の交接幻想について

『眠れる美女』は1961年に川端康成によって書れた小説である。この小説は主人公の六十七年になっている江口が静寂している。

この研究の問題点は次の通りである:

1.川端康成の『眠れる美女』における主人公の江口はどうして交接幻想をするか。

2.川端康成の『眠れる美女』における主人公の江口はどのように交接幻想をするか。

この研究の目的は:

1.江口の交接幻想の原困を解明したい。

2.江口の交接幻想の原困を認めたい。

この研究は書籍方法とdeskriptif 方法を使用してkualitatif研究である。この研究の結果は主人公の江口の交接幻想の原困は年令、静寂、交接不機能、心理である。それから主人公の江口の交接幻想の種類は活動的な認識、受動的な認識、無意識な幻想である。


79 ABSTRAK

NILAI HUMANISME TOKOH UTAMA (NAGAI)

DALAM NOVEL『長崎の鐘』

(NAGASAKI NO KANE-LONCENG NAGASAKI)

KARYA TAKASHI NAGAI

Nama : Adi Marta Hamdi

Nomor Registrasi : 012104016

Program Studi : Pendidikan Bahasa Jepang / S1 / 2001

Jurusan : Bahasa Asing

Fakultas : Bahasa dan Seni

Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Untuk pertama kalinya sebuah novel Jepang yang ditulis oleh pengarang Jepang bernama Takashi Nagai yang tidak mempunyai latar belakang sebagai sastrawan. Novel ini ditulis pada tahun 1946, dengan judul Lonceng Nagasaki. Novel Lonceng Nagasaki menceritakan sosok dokter yang berjuang menolong korban bom atom pada Perang Dunia II di kota Nagasaki. Sekaligus salah satu pejuang perdamaian yang mendasarkan pada nilai humanis di jepang pada masa itu.

Dalam menganalisis nilai humanisme tokoh utama (Nagai) dalam novel Lonceng Nagasaki karya Takashi Nagai, penulis membuat rumusan masalah sebagai berikut:

1. Bagaimanakah nilai humanis tokoh utama (Nagai) beserta jalan manusia (Ningendo) yang ditempuhnya bagi korban bom atom dalam novel 『長崎の鐘』(Nagasaki No Kane – Lonceng Nagasaki) karya Takashi Nagai?

Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah untuk mengetahui nilai humanis pada tokoh utama (Nagai) serta jalan manusia yang ditempuh tokoh utama bagi korban bom atom.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode ini digunakan untuk mendiskripsikan nilai humanis yang terdapat pada tokoh utama (Nagai) dan jalan manusia (ningendo) dalam novel Lonceng Nagasaki karya Takashi Nagai, sehingga mengarah pada aspek yang diteliti secara jelas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa:

1. Nilai humanis pada tokoh utama (Nagai) berupa nilai cinta, ketekunan, kearifan dan kelembutan hati yang menghasilkan perdamaian. Jalan yang ditempuh oleh tokoh utama (Nagai) melalui pemulihan mental dan fisik korban bom atom.


要旨

永井隆『長崎の鐘』における

主人公『永井』にある人文主義の値打ちについて

永井隆は、日本の文学者ではなくても、1946年に「長崎の鐘」という有名な小説をかいた。この小説の内容は、第二回世界大戦の長崎に原子爆弾の犠牲者を一生懸命に救う医者について話した。その時代に永井隆は、人本主義の値打ち敵によると平和の英雄になった。

この研究における問題は、

1. 永井隆「長崎の鐘」の中に見られる主人公にある人文主義の値打ちは、どのようなことであろうと原子爆弾の犠牲者にとって主人公は、どのような人間道をやろうか。

この研究の目的は、永井隆『長崎の鐘』の中における主人公『永井』にある人本主義の値打ちと原子爆弾の犠牲者にとって主人公にやられた人間道を知ることである。

本研究は、Deskriptif Kualitatif の方法を用いた。それには、永井隆『長崎の鐘』の中における主人公『永井』にある人本主義の値打ちと原子爆弾の犠牲者にとって主人公にやられた人間道について質問や答えを記述する。

この研究の結果、次のようなことが明らかになった。

1. 永井隆「長崎の鐘」の中における主人公にある人文主義の値打ちは、愛の値打ち、熱心の値打ち、賢明の値打ちと柔軟の値打ちでこのような値打ちのおかげで平和が達成される。永井隆「長崎の鐘」の中における原子爆弾の犠牲者にとって主人公は、肉体と心理的に回復する。


80 ABSTRAK

REFLEKSI KEADAAN JIWA PENGARANG TERHADAP TOKOH UTAMA DALAM CERPEN SHIRO「白」

KARYA AKUTAGAWA RYUNOSUKE「芥川之介」

Nama Mahasiswa : EKO NUR CANDRA NING SAM

NRM : 022104218

Prodi/Jurusan : Pendidikan Bahasa Jepang

Fakultas : Bahasa dan Seni

Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Pembimbing : Drs. Setiawan, M. Hum.

Cerpen Shiro「白」merupakan salah satu hasil karya Akutagawa「芥川」yang di dalamnya terdapat cerminan keadaan jiwa pengarangnya. Tetapi penuangannnya tidak murni sebagaimana kenyataan dalam kehidupan pengarang.

Pada penelitian ini dirumuskan beberapa rumusan masalah sebagai berikut:

1. Bagaimana keadaan jiwa tokoh utama dalam cerpen Shiro「白」karya Akutagawa Ryunosuke「芥川之介」

2. Bagaimana wujud refleksi keadaan jiwa pengarang terhadap tokoh utama dalam cerpen Shiro「白」karya Akutagawa Ryunosuke「芥川之介」

Dari rumusan masalah tersebut, dalam penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana keadaan jiwa tokoh utama dalam cerpen Shiro「白」karya Akutagawa Ryunosuke「芥川之介」serta mengidentifikasikan refleksi keadaan jiwa pengarang dalam cerpen tersebut.

Untuk menjawab permasalahan yang ada, digunakan metode anilisis intepretatif deskriptif. Melalui metode ini akan dideskripsikan keadaan jiwa tokoh utama dan mengidentifikasi refleksi keadaan jiwa pengarang terhadap tokoh utama dalam cerpen Shiro「白」karya Akutagawa Ryunosuke「芥川之介」.

Bertumpu pada uraian yang telah dipaparkan dalam hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut:

1. dalam cerpen Shiro「白」terdapat beberapa unsur psikologi diantaranya rasa bersalah, rasa takut terhadap orang lain, rasa frustasi atau putus asa dan kematian.

2. keadaan jiwa Akutagawa「芥川」terefleksi dalam kisah Shiro「白」yang digambarkan melalui tindakan-tindakan tokoh utama. Namun, terdapat perbedaan mendasar antara kisah Shiro「白」dengan kehidupan nyata Akutagawa「芥川」yaitu akhir yang bahagia.

要旨

芥川龍之介が書いた『白』の中の主人公に対して、そうさくする人の魂の状態の反射

『白』は、芥川龍之介が製作したひとつである。その中では芥川の魂の状態を表れしたものである。しかし、表し方はそうさくする人の生活真実の様に描いてやりない。

この研究には、いくつかの問題を取り上げて,次の通りである。

1.芥川龍之介『白』の中に主人公の魂の状態がどういうことであるか。

2.芥川龍之介『白』の中の主人公に対して、そうさくする人魂の状態の反射の存在はどのようにあるか。

その問題をぶんせきしてから、この研究の中には芥川龍之『白』の中に主人公の魂の状態はどういうことであるかを説明することと,『白』の中にそうさくする人の魂の状態の反射を集めるために意向である。

この問題を答えるために、analisis intepretatif deskriptif 方法を使用する。この方法を使うことによって,主人公の魂の状態とそうさくする人の魂の状態の反射の存在を説明するためにできる。

成績と討論の中に説明がもう解説されるのにもとづいて、この研究にいくつかの結論を得て、次の通りである。

1.『白』の中にはいくつかの psikologi 原理、即ち、やましがること、他人に対して恐怖がること、絶望的がること、死亡などがある。

2.『白』の中に芥川の魂の状態を反射して、主人公の戦闘をえがかせる。にもかわらず、『白』の中の話と芥川の生活の真実とでは、基礎のちがいを出来ている,しかし、最後の話楽しいことである。


81 ABSTRAK

KONSEP ON「恩」PADA DONGENG Urashima Tarou 浦島太郎』DALAM NIHON MUKASHI BANASHI 『漫画日本昔話』100 VOLUME 1

Nama Mahasiswa : Nikmatul Milla Laily Firza

NRM : 022104223

Prodi/Jur. : S1/Pendidikan Bahasa Jepang

Fakultas : Bahasa dan Seni

Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Pembimbing : Dra.Yovinza B. Sopaheluwakan M.Pd

Koushou bungakukesusastraan lisanadalah sastra yang turun-temurun disampaikan secara lisan. Setsuwa (dongeng) merupakan bagian Koushou bungakukesusastraan lisandan (dongeng) adalah cerita prosa rakyat fiktif, mengandung moral, sindiran, tokoh utama bukan dewa dan terjadi pada masa lampau. Walaupun Setsuwa (dongeng) ceritanya fiktif namun didalamnya terdapat nilai-nilai kehidupan yang menjadi alat pedagogi suatu masyarakat pendukungnya.

Dongeng Urashima Tarou mengandung suatu nilai kehidupan dari masyarakat Jepang yang menjadi alat pedagogi yaitu On. On mengandung arti suatu beban, suatu hutang, atau sesuatu yang harus dipikul seseorang sebaik mungkin. Hutang budi tersebut dibalas dengan cara Gimu dan Giri.

Urashima tarou berkisah tentang seorang nelayan yang baik hati bernama Urashima Tarou. Suatu hari pada saat perjalanan pulang dari memancing ikan, ia bertemu dengan anak-anak yang sedang menyiksa seekor Ko kame (penyu kecil). Karena merasa kasihan maka ia menolong Ko kame (penyu kecil) itu dan mengembalikannya ke laut. Setelah sekian waktu berlalu Ko kame (penyu kecil) itu kembali dan ia ingin berterima kasih pada Urashima Tarou, dengan cara membawanya ke istana naga dewa laut untuk menikmati hiburan dari putri dewa naga serta pemandangan yang indah disana. Namun, setelah sekian lama Urashima Tarou merasa rindu pada kampung halaman dan ibunya. Sebelum pulang sang putri memberikan kotak dan berpesan pada Urashima Tarou agar membuka kotak tersebut kalau ia mendapatkan kesulitan ketika sampai dirumah. Sesampainya di pantai Urashima Tarou tidak menemukan rumah dan ibunya. Lalu ia teringat dengan pesan sang putri, dengan gemetar ia pun membuka kotak itu, tapi tiba-tiba asap keluar dari kotak tersebut dan Urashima Tarou memiliki jenggot dan berubah menjadi kakek-kakek.

Berdasarkan penjelasan di atas, maka permasalahan yang akan dibahas adalah:

1.Bagaimanakah konsep On Urashima Tarou terhadap kame (penyu)?

2. Bagaimanakah konsep On ibu terhadap Urashima Tarou?

Skripsi yang berjudul konsep On dalam dongeng Urashima Tarou menggunakan metode deskripsi kualitatif. Untuk mendeskripsikan penokohan, penulis menggunakan teknik dramatik, pendeskripsian tokoh-tokoh dalam dongeng Urashima Tarou disisipkan dalam pembahasan konsep On pada bab pembahasan. Hasil dari penelitian ini adalah pertama deskripsi konsep On Urashima Tarou terhadap Kame (penyu) adalah On yang diterima dalam semua hubungan dengan orang lain selama hidup si penerima (dalam cerita ini si penerima adalah Kame (penyu), dan Kame (penyu) membalas On tersebut dengan Giri. Hubungan On antara Urashima Tarou dan Kame (penyu) adalah Nakama . Kedua deskripsi Konsep On ibu terhadap Urashima Tarou adalah Oya on yang dibalas dengan Gimu kou oleh Urashima Tarou. Sifat Urashima Tarou yang mudah terlena, membuat ia tidak dapat membalas Oya on terhadap ibu dan ia pun kehilangan dukungan dari ibunya.


要旨

『漫画日本昔話』の 説話『浦島太郎』における「恩」の概念

口承文学は口上で文学を伝達されて合う。説話は口承文学に入られた。この説話は諷刺の価値や道徳の価値があって、不道理な話だ。さらに、特別な登場人物が神様ではなくて、昔に行っていた。不道理なのに、生涯の価値があって、民族のpedagogiになる。

お説話『浦島太郎』における「恩」の概念が、日本の民族のpedagogiになる。「恩」は負債であって、返済しなければならない。義務でまたは義理で負債を返す。

お説話『浦島太郎』は心の優しく漁師のが浦島太郎さんと物語る。太郎さんは年老いたお母さんと二人で暮らしておりた。ある日、太郎さん魚を取りに帰るの途中で子供たちが子亀をいじめてされたのが出会うした。かわいそうに思ったので、子亀を助けてやったし、子亀は浦島太郎さんに海へ帰られた。何年後に、子亀を助けてやったのが感謝するために、浦島太郎さんに会った。亀は太郎さんの底の美しく御展に案内くれていた。.美しく竜宮の乙姫様におんせんされて、それから群れを行ってされたのが本当に夢のような毎日であると思った。でもいつか、太郎さんの心は、村に残してきたお母さんや、小さな家のことを懐かしく思うようになっているのだった。そして、竜宮の乙姫様が浦島太郎さんに玉手箱をくださいいた。浜に着くと、とほうにくれるようなことがあったら、そのときには、この玉手箱お開けてできるだ。田舎へ帰ったが、お母さんと小さないえのはなくなった。浦島太郎さんは竜宮の乙姫様の話を思い出して、玉手箱をあけていた。すると、中から白いけむりがもくもく出てくる。若者だった浦島太郎は、たちまちのうちに白いひげのおじいさんになってしまった。

以上のような説明に基づき、研究すべき問題は次の通りである:

1. 浦島太郎の恩の概念が亀に対してのはどうであるか

2. お母の恩の概念が浦島太郎に対してのはどうであるか

この論文の話題は説話『浦島太郎』における「恩」の概念のがmetode deskripsi kualitatifを使用する。登場人物を描かれているためにteknik dramatikを使用して、IV第に差し込まれる。本研究の結果は浦島太郎の恩の概念が亀に対してのは生涯のうちのいろいろな接触において人から受ける「恩」と描かれている。日本に浦島太郎さんと亀の関係するのが仲間と言うだ。また、亀が浦島太郎さんに義理で負債を返してくれた。そしてお母さんの恩の概念が浦島太郎に対してのは親恩と描かれている。浦島太郎がお母さんに義務孝で返してくれた。浦島太郎さんは思わず眠りな人ので義務で返済するのが正しくなかった。だから、お母さんの支持を失いかった。


82 ABSTRAK

BAHASA TUBUH TOKOH-TOKOH DALAM NOVEL 『夢の浮橋』(YUME NO UKIHASHI-JEMBATAN IMPIAN) KARYA TANIZAKI JUN-ICHIRO

(Kajian Psikologi Sastra)

Nama : Dyah Kartika Ayuningtyas

No. Reg : 012104208

Program Studi : S1

Jurusan : Bahasa Jepang

Fakultas : FBS

Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Novel 『夢の浮橋』(Yume no Ukihashi-Jembatan Impian) mengisahkan hubungan yang tidak wajar antara ibu tiri (Tsuneko) dengan anak tirinya (Tadasu) yang mendapat persetujuan dari Ayah sebagai kepala keluarga. Masing-masing dari mereka mengalami tekanan emosional yang kuat, dan akhirnya menginginkan untuk kembali ke keadaan in-organis (mengarah ke naluri kematian).

Adapun masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah:

  1. Bagaimana bahasa tubuh atau (body language) tokoh Tadasu dalam novel 『夢の浮橋』(Yume no Ukihashi-Jembatan Impian) karya Tanizaki Jun-ichiro?
  2. Bagaimana bahasa tubuh atau (body language) tokoh Tsuneko dalam novel 『夢の浮橋』(Yume no Ukihashi-Jembatan Impian) karya Tanizaki Jun-ichiro?
  3. Bagaimana bahasa tubuh atau (body language) tokoh Ayah dalam novel 『夢の浮橋』(Yume no Ukihashi-Jembatan Impian) karya Tanizaki Jun-ichiro?

Penulis menggunakan teori Allan Pease, Christian.M, Nomura Yuuichi, Sigmund Freud, Kartono Kartini, serta Takeo Doi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pada akhir penelitian ini penulis menemukan bahwa:

Bahasa tubuh Tadasu adalah sebagai berikut:

  1. Pada awal kehidupan tokoh Tadasu dikendalikan oleh Id yang merangsangnya untuk mengarahkan libidonya terhadap objek seksuilnya dan merasakan komplek Oidipus.
  2. Tokoh Tadasu memiliki motif yang telah direpresi oleh Ego lewat mimpi-mimpi, namun semakin berkembang menjadi emosi rasa cemas, atau yang disebut neurosa (penyakit saraf).
  3. Tokoh Tadasu mengakhiri masa pubertasnya dengan kendali Superego untuk mengendalikan perbuatannya yang tidak senonoh.
  4. Bahasa tubuh yang sering digunakan oleh tokoh Tadasu adalah bahasa tubuh mata.

Bahasa tubuh Tsuneko adalah sebagai berikut:

  1. Tokoh Tsuneko memperlihatkan bagian-bagian tubuhnya agar mendapatkan kepuasan seksual.

Bahasa tubuh Ayah adalah sebagai berikut:

  1. Tokoh Ayah bersikap amaeru dan amanzuru.
  2. Tokoh Ayah merasa ki ga sumanai pada tokoh Tsuneko hingga mempersenyawakan dirinya dalam diri tokoh Tadasu.
  3. Perasaan giri dan ninjou timbul dalam diri tokoh Ayah karena merasa berhutang budi terhadap tokoh Tsuneko.


要旨

谷崎潤一郎の『夢の浮橋』における言語によらない表現

(心理文学研究)

この小説では三人の登場人物にそれぞれの気持ち感情と言葉で表現させず。身体の一部を使って表現したり態度で示したり生き方考え方と表現することで三人の同作の進行を説明している。三人の言葉によらない表現がどの様にちがい、進展するかが興味深いのでテーマとに取り上げる。

この小説に正確な結果を得るために、次の問題点を取り上げる。

1.谷崎潤一郎の『夢の浮橋』の登場人物の糺の身体言語はどであろうか。

2.谷崎潤一郎の『夢の浮橋』の登場人物の恒子の身体言語はどうであろうか。

3.谷崎潤一郎の『夢の浮橋』の登場人物のお父さんの身体言語はどうであろうか。

本論文はAllan Pease, Christian .M, Nomura Yuuichi, Sigmund Freud, Kartono Kartini, Takeo Doiの理論を使用した。この研究はAnalisis Deskriptifを用いた。

本論文の中ではそれぞれ以下の様に表現がなされる:

1.糺は恒子に愛しているすでに亡くなった自分の母に恒子が似ているので。母に対する思慕を言葉ではなく。恒子の乳に触り口で吸うことで表現している。

2.恒子は自分が糺すの父親からは本当は愛されていないことを知ってより。しかし自分が「妻であり母である」のだということと強く顕示する為に本当はいやなのだけれど自分の体を義理の恒子に見せ触らせることで。糺に対してと同様に父親に対しても口であることと伝えている。

3.お父さんは本当は恒子に愛していない。それなのに糺の為に恒子に母親の役目とさせていることにすまないという態度をとっている。でも死ぬ前には恒子にすまない気持ちから義理と感じるようになってゆく。

ということから

谷崎潤一郎の小説の進展登場物の気持ちの表現は直接の会話の中からではないし身体でのしぐさや、態度行動によるので。注意深く読み進むことが言葉である。


83 ABSTRAK

KRIMINALITAS DAN GANGGUAN KEJIWAAN TOKOH UTAMA

HAN NO HANZAI (KEJAHATAN SI HAN)

KARYA SHIGA NAOYA

Nama : Mira Dwi Novrianty

No. Reg : 012104017

Program Studi : Pendidikan Bahasa Jepang

Jurusan : Program Pendidikan bahasa Asing

Fakultas : Bahasa dan Seni

Sebagai karya sastra cerpen Han no Hanzai (Kejahatan si Han) karya Shiga Naoya tidak bisa terlepas dari unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik. Unsur intrinsik adalah unsur yang membangun karya sastra dari dalam karya sastra sedangkan ekstrinsik adalah dari luar karya sastra tersebut. Han no Hanzai (Kejahatan si Han) adalah cerpen yang berlatarkan kehidupan masyarakat modern yang beragam sehingga memunculkan masalah sosial sebagai akibat penyesuaian diri yang tidak mudah.

Gejala patologi sosial terutama kriminalitas dan gangguan kejiwaan digambarkan jelas dalam cerpen tersebut. Oleh karena itu penulis membuat rumusan masalah sebagai berikut:

1) Apa kriminalitas dan gangguan kejiwaan yang ada pada diri tokoh utama cerpen Han no Hanzai (Kejahatan si Han) karya Shiga Naoya.

2) Apa yang melatarbelakangi kriminalitas dan gangguan kejiwaan tokoh utama cerpenHan no Hanzai (Kejahatan si Han) karya Shiga Naoya

Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah untuk mendeskripsikan kriminalitas dan gangguan kejiwaan tokoh utama dalam cerpen dan juga mendeskripsikan hal yang melatarbelaknginya.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode ini digunakan untuk menganalisis cerpen tersebut sehingga mengarah pada aspek yang diteliti secara jelas.

Hasil analisis data menunjukkan:

1. Kriminalitas yang dilakukan oleh tokoh utama bernama Han adalah pembunuhan.

2. Kriminalitas dilakukan oleh tokoh utama dikarenakan gangguan kejiwaan yang dialaminya yaitu psikoneurosis.

3. Kriminalitas dan gangguan kejiwaan memiliki hubungan korelasi yang dekat, kriminalitas dapat menyebabkan gangguan kejiwaan, demikian pula sebaliknya gangguan kejiwaan dapat menyebabkan orang melakukan perbuatan kriminal.


要旨

志賀直哉の「范の犯罪」の主人公の精神障害と犯罪について

志賀直哉の「范の犯罪」は文学製作としてかならず内部と外部の要素を用いられる。内部要素は中からの文学製作を立ち上がった物が、外部要素は外からの文学製作を立ち上がった物である。「范の犯罪」の背景は現代社会である。そのような背景には現代社会でよく起る色々な社会問題を描写される。例えば:無理な自分相応などである。

社会病気のきざし、主に精神障害と犯罪はこの小説で明らかに描写されている。それからこの研究の問題点は次のどうりである:

1. 志賀直哉の「范の犯罪」の主人公の精神障害と犯罪はどのようなものであろうか。

2. この精神障害と犯罪はどのようなものに背景されるか。

この研究の目的は上述のような問題点を記述する。この研究はdeskriptif kualitatif方法を用いる。この方法を使用して、研究問題を解明してみる。

タを調査した結果は次のとうりである:

1. 主人公の范の犯罪した事は殺人行為であって、the mentally abnormal criminal タイプである。

2. 主人公の犯罪する理由は精神障害を持っているため、このような殺人行為をした。

3. 主人公は受けたPsikoneurosisの種類はpsikotenis, neurastenia, anxiety である。

4. 主人公が受けたPsikoneurosis精神障害の原因は有機要素、心理、家族と環境、文化社と会の要素に背景された。


84 ABSTRAK

AKTUALISASI DIRI OTA TOYOTARO DAN PENGARUHNYA TERHADAP HUBUNGAN CINTANYA DENGAN ELIS WEIGELT DALAM CERPEN MAIHIME KARYA MORI OUGAI

Nama : Elil Rahmawati

No. Reg : 012104021

Program Studi : Pendidikan Bahasa Jepang

Jurusan : Program Pendidikan bahasa Asing

Fakultas : Bahasa dan Seni

Bahasa adalah medium yang digunakan dalam sastra, oleh karena itu bahasa dan sastra mempunyai hubungan yang erat (Damono, 1987 : 1).

Sastra adalah rasa hidup manusia dan rasa hidup adalah pengalaman manusia dan selanjutnya pengalaman itulah jiwa. Maka tanpa sastra, psikologi akan menjadi ilmu pengetahuan tanpa jiwa dan tanpa kebahagiaan. Yang menjadi objek material psikologi adalah manusia, karena manusialah yang paling berkepentingan dengan psikollogi.

Landasan teori yang dipakai dalam penelitian ini dikaji berdasarkan Psikologi Humanistik Abraham Maslow.

Secara khusus penelitian ini mendeskripsikan hal-hal sebagai berikut :

1. Deskripsi faktor-faktor pendukung munculnya aktualisasi diri Ota Toyotaro dalam cerpen Maihime karya Mori Ougai.

2. Deskripsi bentuk aktualisasi diri Ota Toyotaro dalam cerpen Maihime karya Mori Ougai.

3. Deskripsi dampak atau pengaruh aktualisasi diri Ota Toyotaro terhadap hubungan cintanya dengan Elis Weigelt dalam cerpen Maihime karya Mori Ougai.

Dengan tujuan memperoleh hasil analisis yang mendalam, peneliti membtasi aktualisasi diri hanya pada tokoh utama Ota Toyotaro.

Dari hasil penelitian, aktulaisasi diri Ota Toyotaro memberikan dampak bagi hubungannya dengan Elis Weigelt. Sehingga Ota Toyotaro meninggalkan Elis dan kembali ke Jepang.


85 ABSTRAK

KONSEP KEMATIAN PADA TOKOH TAKEHIRO 「武弘」

DALAM CERPEN YABU NO NAKA『藪の中』

KARYA AKUTAGAWA RYUNOSUKE「芥川龍之介」

Nama Mahasiswa : Arina Widyastuti

NRM : 022104036

Prodi/Jurusan : Bahasa Jepang / Bahasa Asing

Fakultas : Bahasa dan Seni

Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Pembimbing : Dra. Yovinza B. Sopaheluwakan M.Pd

Yabu no Naka『藪の中』adalah salah satu karya sastra pengarang Jepang yaitu Akutagawa Ryunosuke. Cerpen ini bercerita tentang kematian seorang samurai bernama Takehiro「武弘」yang ketika itu sedang melakukan perjalanan bersama sang istri yang bernama Masago「真砂」Ditengah perjalanan terjadilah peristiwa perampokan dan pemerkosaan yang dilakukan oleh Tajoumaru「多襄丸」terhadap suami istri tersebut. Namun dalam peristiwa itu ternyata istri Takehiro「武弘」justru mengkhianatinya dan meminta pada Tajoumaru「多襄丸」agar membunuh Takehiro「武弘」Takehiro「武弘」mengaku bahwa ia melakukan bunuh diri karena aib dan rasa malu yang diperolehnya ketika terjadi peristiwa tersebut. Untuk itu peneliti ingin mengkaji konsep kematian tokoh Takehiro「武弘」dalam cerpen Yabu no Naka『藪の中』karya Akutagawa Ryunosuke「芥川龍之介」tersebut dengan rumusan masalah sebagai berikut :

  1. Bagaimana konsep kematian pada tokoh Takehiro「武弘」dalam cerpen Yabu no Naka『藪の中』karya Akutagawa Ryunosuke「芥川龍之介」?

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kematian tokoh Takehiro「武弘」Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah metode deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis data maka ditarik kesimpulan sebagai berikut :

a. Konsep kematian pada tokoh Takehiro「武弘」ditinjau dari teori kebutuhan bertingkat Abraham Maslow adalah karena individu ingin memenuhi kebutuhan tingkat keempat yaitu mempertahankan harga dirinya dengan cara bunuh diri. Hal ini sesuai dengan ajaran yang dianutnya yaitu bushidou「武士道」.

b. Konsep kematian Takehiro menurut ajaran bushidou 「武士道」adalah untuk mempertahankan harga diri sebagai seorang samurai sejati dan sebagai cara yang terhormat untuk melindungi dirinya dari aib.


要旨

芥川龍之介『藪の中』の中における「武弘」主人公の死亡概念について

『藪の中』は日本作家の芥川龍之介の有名な小説の一つである。この小説は「武弘」という侍の;死亡を表している。そのとき、「武弘」は妻の「真砂」と一緒に旅行する時の死亡である。途中で「多情丸」という盗人の名前が「武弘」と妻に強盗事件と暴行をする。しかし妻は「武弘」に反逆して妻は盗人に「武弘」を殺すように頼んだ。「武弘」はこのじけんから侮辱と恥を得るため、自殺を自白した。その結果芥川龍之介『藪の中』の中における「武弘」主人公の死亡概念を研究したいと思った。研究の問題点は:

  1. 芥川龍之介『藪の中』の中における「武弘」主人公の死亡概念はどうであろうか。

研究の目的は「武弘」主人公概念死亡の解説を得る。本研究はdeskriptif kualitatifの研究を用いた。データ調査によると次のような結果を得る:

1.Abraham Maslow Kebutuhan bertingkatの理論によると「武弘」主人公の死亡刺激は人間の四番目の段階的需要(Kebutuhan bertingkat)を満たすため、自尊心を守る。それはは武士道の教えに基づいている。

2.武士道によると「武弘」の死亡刺激は侍として自尊心を守ると非難しないように自分を守る高貴な方法である。


86 ABSTRAK

PESAN MORAL TOKOH PADA CERPEN うたかたの

UTAKATA NO KI (CATATAN BUIH DI ATAS AIR)

KARYA MORI OUGAI ( 森鴎外 )

Nama : Dewi Kusuma Rini

No. Reg : 012104028

Program Studi : S1 Pendidikan Bahasa Jepang

Jurusan : Bahasa Asing

Fakultas : Fakultas Bahasa dan Seni

Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Sastra adalah bentuk seni yang di ungkapkan oleh pikiran dan perasaan manusia dengan keindahan bahasa dan kedalaman pesan. Seorang pengarang lewat karyanya tidak sekadar memberitahu pembaca tentang apa yang di lakukan dan di alami tokoh utama dalam cerita, tetapi juga mengajak pembaca untuk mengetahui pesan moral apa yang di sampaikan pengarang dalam karyanya tersebut.

Pesan moral dalam karya sastra atau hikmah yang di peroleh pembaca lewat sastra selalu dalam pengertian yang baik. Karena moral dalam karya sastra biasanya mencerminkan pandangan hidup pengarang yang bersangkutan, pandangannya tentang nilai – nilai kebenaran dan hal itulah yang ingin di sampaikan kepada pembaca.

Penelitian ini akan melihat, Pesan Moral Tokoh pada Cerpen うたかたの記Utakata no Ki (Catatan Buih di Atas Air) Karya Mori Ougai ( 森鴎外 ) melalui rumusan masalah sebagai berikut :

1. Bagaimanakah pesan moral yang terdapat pada perilaku tokoh Marie dalam Cerpen うたかたの記Utakata no Ki (Catatan Buih di Atas Air) karya Mori Ougai(森鴎外).

2. Bagaimanakah pesan moral yang terdapat pada perilaku tokoh Kose dalam cerpen うたかたの記Utakata no Ki (Catatan Buih di Atas Air) karya Mori Ougai (森鴎外).

Dengan tujuan memperoleh deskripsi tentang ajaran moral yang terdapat pada perilaku tokoh Marie dan Kose pada cerpen うたかたの記Utakata no Ki (Catatan Buih di Atas Air) karya Mori Ougai (森鴎外). Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, metode analisis di gunakan untuk menganalisis sumber data dan metode deskriptif di gunakan untuk menganalisis hasil analisis data.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam cerpen うたかたの記Utakata no Ki (Catatan Buih di Atas Air) karya Mori Ougai (森鴎外) terdapat ajaran moral dalam kehidupan manusia dengan diri sendiri dan ajaran moral dalam kehidupan sosial termasuk hubungan dengan alam. Ajaran moral dalam cerpen うたかたの記Utakata no Ki karya Mori Ougai (森鴎外) adalah : percaya diri, bertanggung jawab dan saling tolong menolong antar sesama manusia merupakan hal yang dianggap sangat penting. Sedangkan sifat takut yang berlebihan tidak bisa membuat seseorang menjadi lebih maju atau berani dalam melakukan segala hal.


要旨

主人公の道徳忠告における森鴎外「うたかたの記」について

文学は人間感情と考慮の味ある美しい言葉と深い忠告を表された芸術形である。創作者は読者に主人公の経験と何かをする事を情報するだけでなく、道徳忠告における創作者の創作された物が読者に知らされた。

読者に文学制作の道徳忠告或るいは知恵を得られた物がいつもいい認識である。なぜかというと、一般的に文学制作の道徳は製作者の人生観を反映して、この正義評価の観察は読者に伝わえる。

この事によって、森鴎外「うたかたに記」小説の道徳忠告の問題点は:

1. 主人公のマーリの行為の道徳忠告における森鴎外「うたかたの記」はどのようであろうか。

2. 主人公のコセの行為の道徳忠告における森鴎外「うたかたの記」はどのようであろうか。

この研究の目的は主人公のマーリとコセの行為の道徳指示における森鴎外『うたかたの記』の描写を得る。この研究は analisis deskriptifの方法を用い、analisisの方法でデータわ調査されて、deskriptifの方法でデータ調査の結果を調査される。

この研究の結果は森鴎外「うたかたの記」小説には個人的な生活と社会的な生活が道徳指示を持ち、自然関係も入れられた。道徳指示における森鴎外「うたかたの記」小説は次の道理である:自信や責任や相互扶助などが必要である所が、臆病ものはある人に進歩するようにならなくて、或いは何でもする事が度胸しない。


87 ABSTRAK

MAKNA SIMBOLISME “Saru” (さる)」(KERA) dalam

CERITA RAKYAT JEPANG

(Kajian Antropologi Sastra)

Nama : Didin Dira Setyobudi

NRM : 022104212

Prodi/jurusan : Pendidikan Bahasa Jepang Jurusan Bahasa Asing

Fakultas : Bahasa dan Seni

Nama Lembaga: Universitas Negeri Surabaya

Pembimbing : Subandi, M.A, Ph.D

Simbol merupakan suatu hal yang melekat dalam kehidupan sehari-hari. Hampir segala sesuatu yang ada di muka bumi ini merupakan perwujudan dari simbol. Keberadaan simbol dalam kehidupan manusia tidak menutup kemungkinan hadir dalam karya sastra salah satunya adalah sastra lisan yaitu dongeng Jepang. Dalam dongeng Jepang banyak simbol-simbol dalam penelitian ini penulis meneliti makna simbolisme kera dalam dongeng Jepang. Seorang pendongeng secara sengaja maupun tidak sengaja memasukkan simbol-simbol berupa binatang khususnya kera ke dalam karya sastranya dalam hal ini dongeng untuk menyampaikan pesan dan amanat yang ada dalam dongeng tersebut.

Kera bagi masyarakat Jepang terutama pemeluk ajaran agama Shinto dan Budha mempunyai pengaruh. Pengaruhnya tercermin dalam perayaan hari kera, banyaknya kepercayan mengenai mitos kera dalam kehidupan masyarakat sehingga memungkinkan kepercayaan terhadap kera dalam kehidupan nyata terbentuk juga di dalam suatu dongeng.

Rumusan masalah yang akan diteliti adalah makna simbolisme kera yang terdapat di dalam dongeng Jepang beserta bagaimana terbentuknya makna simbolis tersebut. Kera bagi sebagian besar masyarakat Jepang mempunyai pengaruh dalam kehidupannya sehari-hari. Rumasan masalah yang diteliti :

1. Apa makna simbolisme kera yang terdapat dalam dongeng Jepang?

2. Bagaimana terbentuknya makna simbolisme kera yang terdapat dalam dongeng Jepang ?

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengunakan metode analisis deskriptif. Sumber data di dalam penelitian ini adalah berupa kumpulan cerita rakyat Jepang antara lain: 「日本昔ばなしアニメ絵本 」:ももたろう, さるかにばなし(cerita kera dan kepiting)2.「よい子とママのアニメ絵本」:さるの王さま( raja Kera), 3「漫画日本昔話100ばなし1: 猿地蔵 ( Budha kera)、猿の恩返し(Balas budi kera)、くらげの骨なしい (tulang ubur-ubur)

Dari analisis data diperoleh hasil bahwa, tokoh kera digambarkan sebagai figur yang memiliki sifat, watak, dan perilaku sebagai berikut :

1. Makna simbolisme kera dalam dongeng Jepang :

1) さる王さま:makna simbolisme kera adalah sombong, cerdik,

rakus, pemberani, dan menggampangkan sesuatu

2) ももたろう:makan simbolisme kera adalah persahabatan,

suka makan, cerdik, dan pemberani

3) さるかににばなし:makna simbolisme kera adalah cerdik,

nakal, suka makan,pemberani, persahabatan

4) くらげのあつかい:makna simbolisme kera adalah lincah,

persahabatan,dan cerdik

5) 猿地蔵:makna simbolisme kera adalah nakal, periang, lucu

dan taat terhadap Budha

6) 猿の恩返し:makna simbolisme kera adalah penolong dan

balas budi

2. Terbentuknya makna simbolisme kera yang terdapat di dalam dongeng Jepang tersebut muncul berdasarkan mitos-mitos yang diyakini oleh masyarakat Jepang pada masa lalu sampai sekarang. Sebagian besar masyarakat Jepang berperndapat atau mempunyai kepercayaan bahwa kera merupakan binatang :

1). Nakal

2). Cerdik

3). Penolong dan pelindung


要旨

説話中に見られる猿の象徴的の意味

(人類学文学の研究)

氏名 :ディディン ディラ セティオブディ

学生番号 022104212

教育プログラム :日本語教育

学部 :言語芸術学部

大学名 :国立スラバヤ大学

説話というのは以前あった事柄についての話し。古い話の物である。昔語りと民間説話である。その説話は人の口から他の人の口まで伝えられる。民俗学で口承文芸の一。具体的な事物と結びついて語られる伝説と異なり、空想的な世界を内容とし、冒頭が「むかし、むかし」などの句をもって始まるのが特徴。

研究者はこの本研究に象徴的意味と象徴的起源を研究する。猿は日常的な日本社会の生活で大影響を持っている。本研究は次の問題点検討した:

1. 説話の中に見られるの象徴的意味は何か。

2. 説の中に見られるの象徴的起源はどうあるか。

本研究のデーター資料は 1.日本昔ばなしアニメ絵本のももたろうとさるかにばなし」、2.「よい子とママのアニメ絵本のさるの王さま」、 3.「漫画日本昔話100ばなし1の 猿地蔵 。猿の恩返しとくらけのあつかい」という日本民間説話から収集した。本研究はクオリラティフ記述研究をあり、データー分析に関しては記述分析法を使用した。

本研究の分折した結果については次のようである。

1. 日本説話の中に見られる猿の象徴意味は:

1) 猿は猿王様の中に:自慢的、知能の高い、暴食的、勇敢的

2) 猿は桃太郎の中に:友情的、食好、知能の高い、勇敢的、   助けたと守った動物

3) 猿は猿蟹に話の中に:知能の高い、乱暴な動物、食好、勇敢的、友情的

4) 猿はくらげのあつかいの中に:友情的、知能の高い

5) 猿は猿地蔵の中に:乱暴な動物、滑稽的、仏教に素直

6) 猿は猿の恩返しの中に:助けた動物と恩切り

2. 猿の象徴的の意味の形は日本の社会の神話に起源する。日本社会というのは:

1) 知能の高い

2) 乱暴な動物

3) 助けったと守った動物


88 ABSTRAK

AKTUALISASI ESTETIKA WABICHA侘茶(わびちゃ) PADA TOKOH UTAMA HIDEYOSHI DALAM NOVEL SHINSHO TAIKOUKI『新書太閤記』

(TAIKO) KARYA EIJI YOSHIKAWA「英治吉川」

Nama Mahasiswa : Nurmalayani

No. Reg : 022104248

Prodi/Jurusan : S-1/Pendidikan Bahasa Jepang

Fakultas : Bahasa dan Seni

Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Pembimbing : Subandi, M.A., Ph.D

Keadaan alam Jepang merupakan salah unsur yang mempengaruhi pola pikir orang Jepang selain gaya hidup dan seni. Karena kecintaan orang Jepang terhadap alam, maka kesenian di Jepang banyak meniru alam. Kesenian Jepang juga banyak dipengaruhi oleh ajaran Zen, terutama dalam seni minum teh (Chanoyu). Salah satu ajaran Zen yaitu, mengajarkan tentang kesederhanaan atau yang terkenal dengan istilah Wabi. Wabi yang berarti kesederhanaan dijadikan sebagai sebuah estetika dalam Chanoyu. Estetika kesederhanaan Chanoyu dibawa pertama kali oleh seorang pendeta Zen yang juga master Chanoyu bernama Murata Shuko, dilanjutkan oleh Takeno Jo-o dan disempurnakan oleh Sen no Rikyu. Estetika Chanoyu tersebut kemudian terkenal sebagai Wabicha (rustic tea), yang terdiri dari empat huruf kanji yaitu Wa (keselarasan), Kei (rasa hormat), Sei (kesucian atau kemurnian), Jaku (ketenangan).

Estetika Wabicha tersebut merupakan pesan moral yang ingin disampaikan oleh Sen no Rikyu untuk membersihkan atau memurnikan semangat dan jiwa para peserta Chanoyu. Pesan moral tersebut tidak hanya ingin diwujudkan pada waktu pelaksanaan Chanoyu saja, tetapi juga diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Berdasarkan dari empat pesan moral di atas, maka peneliti ingin menganalisis tentang aktualisasi empat pesan moral tersebut pada tokoh utama Hideyoshi, dan rumusan masalahnya adalah sebagai berikut:

1. Bagaimana bentuk estetika Wabicha dalam novel Shinsho Taikouki (Taiko) karya Eiji Yoshikawa?

2. Bagaimana bentuk aktualisasi estetika Wabicha pada tokoh utama Hideyoshi dalam novel Shinsho Taikouki (Taiko) karya Eiji Yoshikawa?

Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik penelitian kepustakaan. Data yang diambil berupa kutipan-kutipan yang berasal dari novel Shinsho Taikouki (Taiko) karya Eiji Yoshikawa. Dan hasil analisis yang diperoleh adalah sebagai berikut:

Berdasarkan pesan moral Wa, Kei, Sei, jaku seseorang mampu menciptakan kehidupan yang selaras baik dengan sesama manusia maupun alam semesta, saling hormat menghormati, menjaga kesucian jiwa dan raga, yang akan mendatangkan ketenangan batin. Keempat pesan moral tersebut tidak hanya diterapkan pada waktu pelaksanaan Chanoyu saja, akan tetapi diterapkan juga dalam kehidupan sehari-hari. Aktualisasi keempat pesan moral tersebut terhadap tokoh utama Hideyoshi adalah: Hideyoshi hidup dalam kesederhanaan, memiliki sifat sabar, bersikap rendah hati, dan tidak berbangga hati, tidak sombong, menyayangi orang lain dan bahkan bersikap sopan pada musuhnya sendiri.


要旨

名前 :ヌルマラヤ二

学生番号 022104248

専門 :日本語教育

学部 :言語と芸術

大学 :スラバヤ国立大学

日本の自然職は一つ要素、日本人の生活の様式と芸術、日本人の考え方を影響することである。日本人の自然を好きなので、それで日本の芸術がたくさん真似る。日本で芸術もたくさん禅の教義を影響することである。特に茶の湯である。禅の教義の一つは素朴を教えている。侘びを有名として知られている。侘びは茶の湯の審美になった。茶の湯の審美は始めて Murata Shuko によって発明された。それから Takeno Joo, と、Sen no Rikyu を完璧する.それで茶の湯の審美は、侘茶を有名として知られている。四つの漢字:和、敬、清、寂である。

侘茶の審美は、茶の湯の参加者の身と霊を清めるための Sen no Rikyu さんに伝えた道徳忠告である。このような道徳忠告は茶の湯にあるわけでわない。が、一日生活に行われる。

以上の四つの道徳忠告で、研究の問題は次の通りである:

1.『新書太閤記』(と言う英治吉川にかかれた小説) にどのような侘茶の審美をもっているのか?

2.『新書太閤記』(と言う英治吉川にかかれた小説) にでのような秀吉において侘茶の審美を取り付けるのか?

この研究はDeskriptif kualitatifの研究方法を使用する。書籍デ-タで用いた。新書太閤記と言う英治吉川にかかれた小説からである。研究の結果はこのような明らかになった。

和、敬、清、寂、の道徳忠告で人間は人類とも自然とも、友好的な、息がいを、生まれるお互いに尊敬試合身と霊を清める、精神の寂を獲得する。秀吉に対して四つの道徳忠告の実現は:秀吉は素朴でくらし、忍耐強くて、さらに反対の人対しても、尊敬する。


89 ABSTRAK

KONFLIK TOKOH UTAMA DALAM CERPEN『范犯罪』

HAN NO HANZAI KEJAHATAN SI HAN

KARYA 志賀直哉 SHIGA NAOYA

Nama Mahasiswa : Reny Oktaviani

NRM : 022104234

Prodi/Jur. : S-1/Pendidikan Bahasa Jepang

Fakultas : Bahasa dan Seni

Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Pembimbing : Drs. Urip Zaenal Fanani, M.Pd.

Cerpen-cerpen Shiga Naoya pada umumnya membicarakan tentang manusia, tingkah laku dan lingkungannya yang merupakan cerminan manusia dalam masyarakat. Cerpen Han No Hanzai (Kejahatan Si Han) adalah salah satu cerpen karya Shiga Naoya yang muncul pada tahun 1913 di majalah Shirakaba, majalah yang diterbitkan oleh Shiga dan sekelompok mahasiswa kaya.

Dalam karya sastra konflik merupakan unsur penting dalam cerita. Tanpa adanya konflik, sebuah cerita tidak akan menarik. Oleh karena itu di dalam penelitian ini akan membahas tentang konflik yang dialami oleh tokoh utama pada cerpen Han No Hanzai Kejahatan Si Han. Berdasarkan alasan inilah maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah:

1. Konflik apa yang dialami tokoh utama dalam cerpen Han No Hanzai (Kejahatan Si Han) karya Shiga Naoya?

2. Bagaimana cara penyelesaian konflik yang dialami tokoh utama dalam cerpen Han No Hanzai (Kejahatan Si Han) karya Shiga Naoya?

3. Mengapa tokoh utama dalam cerpen Han No Hanzai (Kejahatan Si Han) karya Shiga Naoya mengalami konflik?

Penelitian ini bertujuan untuk:

1. Mendeskripsikan konflik tokoh utama.

2. Mendeskripsikan cara penyelesaian konflik tokoh utama

3. Mencari tahu alasan penyebab konflik tokoh utama dalam cerpen Han No Hanzai (Kejahatan Si Han) karya Shiga Naoya.

Metode penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Metode analisis digunakan untuk menganalisis cerpen Han No Hanzai (Kejahatan Si Han) sehingga dapat menunjukkan aspek yang diteliti dengan jelas. Sedangkan metode deskiptif digunakan untuk mendeskripsikan data-data yang diperoleh.

Hasil analisis data menunjukkan bahwa:

1. Konflik yang dialami oleh tokoh utama adalah konflik batin dan konflik sosial.

2. Penyelesaian dari konflik ini adalah tokoh utama menyelesaikannya dengan cara membunuh istrinya.

3. Penyebab konflik adalah rasa ketidakbahagiaan dalam rumah tangga bersama istrinya.


要旨

志賀直哉『范犯罪』における主人公の対立について

氏名 :レ二オクタヴィアニ

学生番号 022104234

教育プログラム :日本教育プログラム

学科 :外国語学科学士

学部 :言語芸術学部

大学 :スラバヤ国立大学

指導教官 :ザエナル先生

志賀直哉によって書かれた短編集は大体人間、行為及び社会にいる人間を表している。『の犯罪』は1913年に白樺と言う雑誌に現れ出た志賀直哉の短編の一つである。この雑誌は志賀直哉と金持ちな学生達に出版された。

文学作品では対立が大切なことであり、対立がなかったら、つまらない。だから、本研究はの犯罪』における主人公の対立についてである。 本研究では次の問題点を取り上げる。

1. 主人公の対立はどんな対立であろうか。

2. 主人公はどのように対立を解決するか。

3. 主人公はどうして対立するのか。

本研究の目的としては次のように述べる。

1. 主人公の対立を記述する。

2. 主人公はどのように対立を解決するのかを述べる。

3. 主人公の対立する原因を調べる。

本研究はAnalysis Description Method、つまり記述分析研究法を使用する。短編の調査が明らかにできるように分析研究法を使用する。また、調べたデータを記述するために、記述研究法を使用する。

本研究の結果としては次のである。

1. 主人公の対立は内心、及び社会とのである。

2. 主人公は対立を解決するのに奥さんを故殺することである。

3. 主人公の対立の原因は不幸である。


90 ABSTRAK

KONSEP BUSHIDŌ PADA TOKOH-TOKOH TAMBAHAN

SAAT MENGHADAPI KEMATIAN DALAM

NOVEL SHINSHO TAIKŌKI KARYA YOSHIKAWA EIJI

Nama : Farda Zuraidah

Nomer Registrasi : 022104034

Prodi/Jurusan : Strata 1 Pendidikan Bahasa Jepang/Bahasa Asing

Fakultas : Bahasa dan Seni

Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Pembimbing : Dra. Yovinza Bethvine M.Pd.

Skripsi ini berjudul “Konsep Bushidō pada Tokoh-tokoh Tambahan saat Menghadapi Kematian dalam Novel Shinsho Taikōki Karya Yoshikawa Eiji”. Pemilihan judul tersebut dilandasi oleh faktor bahwa karya sastra adalah cerminan kehidupan manusia. Lewat karya sastra Jepang, dapat diketahui seperti apa kehidupan orang Jepang. Bushidō sebagai kode etik khas Jepang juga merupakan daya tarik tersendiri dalam sastra Jepang. Karena walau tidak disadari konsep bushido sebenarnya menjadi dasar bagi orang Jepang untuk menjalani kehidupannya. Seperti kata Nitobe (1998:287),その増徴である桜の花のように、司法の風に吹かれて散り果てても、その香気は、人生を祝福するである。: “Bushidō seperti bunga sakura yang meski tertiup ke empat penjuru mata angin, wanginya aka memperkaya kehidupan manusia dan tetap memberkati umat manusia”.

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah penokohan tokoh-tokoh tambahan dalam novel Shinsho Taikōki, (2) Bagaimanakah konsep bushidō pada tokoh-tokoh tambahan saat menghadapi kematian. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan penokohan tokoh-tokoh tambahan dalam novel Shinsho Taikōki, (2) Mendeskripsikan konsep pada tokoh-tokoh tambahan saat menghadapi kematian.

Metode yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif. Metode kajian ini digunakan untuk menganalisis karya sastra. Sedangkan metode deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan hasil analisis data. Sumber data yang digunakan adalah novel Shinsho Taikōki Jilid keempat, keenam, ketujuh dan kedelapan karya Yoshikawa Eiji.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penokohan masing-masing tokoh tambahan dari segi fisiologis dan sosiologis adalah, (1) Nagamasa: laki-laki berumur kurang dari tiga puluh tahun; memakai baju tempur lengkap; seorang suami dan ayah dari tiga orang putri dan seorang putra; seorang pewaris marga Asai danpemimpin kubu benteng ketiga dari benteng Odani, (2) Motokuni: laki-laki; bernata cekung; seorang duda dan ayah dari seorang putra; pengikut senior marga Bessho dan Jendral benteng Miki, (3) Muneharu: laki-laki; usia sekitar lima puluh tahun; berpakaian sederhana; pengikut marga Mori dan Jendral banteng Takamatsu. Sedangkan konsep bushidō pada tokoh-tokoh tambahan saat menghadapi kematian adalah (1) Gi : memilih jalan kematian, (2) Yūki : Hidup ketika layak untuk hidup dan mati ketika layak untuk mati, (3) Jin : Membiarkan orang lain hidup, (4) Reigi : bersikap dan bertutur kata yang sopan terhadap musuh, (5) Shinjitsu dan Seijitsu : Melaksanakan bushi no ichigon, (6) Meiyo : Mengendalikan diri dari berbagai emosi, dan (7) Chūgi : Membalas kematian junjungan, melakukan junshi.


要旨

吉川英治「新書太閤記」の中における脇役が死に向かう場合の

武士道について

名前 :フルダ.ズライダー

学生番号 :022104034

専門 :学士/日本語教育学科/外来語

大学 :スラバヤ国立大学

指導教師 Dra. ヨフンザ M.Pd.

本研究では、吉川英治「新書太閤記」の中における死うを向かう時の脇役の武士道について研究した。日本の文学作品に通じて、日本の生活をわかるようになると思う。この研究によって日本の伝統的な道徳の掟とした武士道と関係があることを判断したい。気がつかないのに、武士道は日本人の社会生活の基本になっている。新渡戸によると(1998:287)、「その増徴である桜の花のように、司法の風に吹かれて散り果てても、その香気は、人生を祝福する」。

本研究の問題:

  1. 脇役の登場人物はどうであるか。
  2. 脇役が死に向かう場合の武士道はどのようなものであるか。

本研究の目的:

  1. 脇役の登場人物のについて知る。
  2. 死を向けるの脇役の武士道について理解する。

本研究は質的な研究で内容分析法との方法を使う。内容分析は文学を源観祭するために使う。デ―タ収集のために「新書太閤記」の第四,六、七、八、巻を使う。

本研究の結論は脇役の登場人物体型的と社会的は(1)長政:男性であった;三十歳には一つ欠けた;具足を着た;夫と父親であった、すなわち三人の娘や一人の息子が持っていた;浅井の息子であった。小谷城の三の曲輪に立て籠もっていた、(2)基国:男性であった;眼が窪っていた;妻もすでに亡くなった;別所家の家老であった;三木城の大将であった、(3)宗治:男性であった;五十歳がらみであった;粗服を着って板;毛利家の老人であった;高松城の大将であった。その三人の脇役が死に向かう場合の武士道(1)儀:死を選んだ、(2)勇気:生きるべきときに生き、死ぬべきときに死ぬことであった、(3)仁:他人を生よだつした、(4)礼儀:敵の使者にも丁寧した。(5)真実および誠実:武士の一言をした。(6)名誉:感情を抑えられた。(7)忠義:王様の死を打つ、殉死をした。


91 ABSTRAK

ANALISIS KECEMASAN PADA TOKOH UTAMA DALAM CERPEN “KESA TO MORITO” KARYA AKUTAGAWA RYUUNOSUKE

Nama : Fonny Lestari

No. Registrasi : 032104040

Program Studi : Pendidikan Bahsa Jepang/S-1

Fakultas : Bahasa dan Seni

Nama Lembaga: UNESA

Akutagawa Ryuunosuke adalah seorang sastrawan besar yang karya-karyanya banyak dipuji oleh berbagai kalangan, baik oleh sesama sastrawan maupun kritikus sastra. Hampir semua karya sastranya merupakan karya besar. Karena meskipun telah lebih dari 50 tahun kematiannya karya-karyanya masih dikagumi. Banyak karya-karya sastranya yang mengandung unsur psikologi, salah satunya adalah cerpen “Kesa to Morito”. Cerpen ini menceritakan kecemasan tokoh utamanya. Analisis kecemasan tokoh utama dalam cerpen “Kesa to Morito” karya Akutagawa Ryuunosuke, diteliti dengan rumusan masalah sebagai berikut:

1. Bagaimanakah kecemasan yang dialami oleh tokoh utama?

2. Apakah yang menyebabkan kecemasan pada tokoh utama?

Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dan menjelaskan bagaimana kecemasan yang dialami oleh tokoh utama dalam cerpen “Kesa to Morito”. Penelitian ini menggunakan teori kecemasan menurut Freud yang membagi kecemasan menjadi tiga, yaitu:

1. kecemasan objektif

2. kecemasan neurotis

3. kecemasan moral

Selain menggunakan teori di atas, peneliti juga menggunakan teori kecemasan menurut Takeo Doi, yaitu kecemasan terhadap orang lain yang disebut dengan istilah 対人恐怖(taijin kyoufu) sebagai alat untuk menyelesaikan rumusan masalah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan:

1. Kecemasan yang dialami oleh tokoh Morito dan tokoh Kesa dapat dikategorikan menjadi dua macam kecemasan yaitu kecemasan objektif yang sumber ketakutan berasal dari luar dan kecemasan moral yang bersumber dari perasaan bersalah pada nurani.

2. Penyebab kecemasan objektif pada tokoh Morito adalah rasa takutnya terhadap pembalasan Kesa dan kecemasan moral yang dialaminya disebabkan oleh perasaan bersalah karena ia harus menjadi seorang pembunuh yang akan membunuh seorang lelaki yang tidak ia benci. Sedangkan kecemasan objektif yang dialami oleh tokoh Kesa disebabkan oleh ketakutannya terhadap masyarakat luar yang akan menganggapnya hina karena telah berselingkuh dan penyebab kecemasan moral yang dialaminya adalah ia merasa bersalah telah mengkhianati suaminya serta malu karena keburukan hatinya terlihat oleh orang lain.


用紙

芥川竜之介の「袈裟と盛遠」における主人公の恐れについての分析

名前:フォニレスタリ

学生番号:032104040

専門:言語芸術学部

大学:スラバヤ国立大学

芥川竜之介は書き方に特徴があり、優れているので、他の文学者と評論家に文学作品にほめられて、日本の大事な作家である。芥川竜之介は今から50年前に亡くなれても、みんなが芥川竜之介の文学作品に関心を持っている。芥川竜之介の文学作品は心理学的な文学作品がたくさんある。一つは文学作品は「袈裟と盛遠」という短編である。この短編は主人公の恐れについて述べている。本研究の問題は次ぎのようである:

1. 主人公はどんな恐れをしている?

2. 主人公は何で恐れをしている?

この本研究の目的は恐れについて、どんな恐れと何で恐れができたを知る。この本研究はFreudのとおりの恐れの理論を使っている。Freudのとおり、恐れは三つがある:

1. 事実について恐れ

2. 神経の恐れ

3. 導得の恐れ

その上、土居武雄の恐れについての理論も使っている。土居のとおり、恐れは対人恐怖という他の人を恐れていることである。そうして、本研究はdeskriptif kualitatifの方法を用い。本研究の結果は次のようである:

1. 袈裟と盛遠という主人公は二つの恐れを持っている。はじめはそとから行われている事実について恐れを持っている。そうして、狂うの気持ちから行われている。道徳の恐れを持っている。

2. 盛遠の事実についての恐れの原因はは袈裟の復習ので、盛遠の導得

恐れの原因は嫌いではない男の人を殺さなければならないことである。それに袈裟の事実についての恐れは袈裟が忠実ではない女の人と社会の考えを恐れていて、袈裟のの道徳の恐れは夫を裏切っているからことを狂うの気持ちを持っている。


92 ABSTRAK

PERANAN WANITA PADA TOKOH UTAMA YASUKO (安子) SEBAGAI IBU RUMAH TANGGA DALAM DRAMA O-OKU (大奥) KARYA HAYAMA KOUKI (葉山浩樹)

Nama : Irma Safitri

NRM : 032104001

Prog. Studi/jurusan : Pendidikan Bahasa Jepang/ Bahasa Asing

Fakultas : Bahasa dan Seni

Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Pembimbing : Yovinza B. Sopaheluwakan, M.Pd

Skripsi ini berjudul Peranan Wanita pada Tokoh Utama Yasuko (安子) sebagai Ibu Rumah Tangga dalam Drama O-Oku (大奥) karya Hayama Kouki (葉山浩樹).

Pemilihan judul tersebut dilandasi oleh faktor bahwa sastra adalah hasil karya manusia berwujud tulisan yang hadir di tengah masyarakat. Bahan dalam karya sastra juga diambil dari pengalaman hidup.

Salah satu hal penting yang menjadi inspirasi bagi sebuah karya adalah sosok wanita. Wanita memiliki peran penting dalam kehidupan. Wanita adalah manusia yang dipercaya Tuhan untuk melahirkan anak. Wanita juga dipercaya menjaga rumah tangganya dengan baik. Peranan wanita di dunia, tidak kalah penting jika dibandingkan dengan pria.

Drama O-Oku bercerita tentang perjuangan seorang wanita bernama Yasuko. Yasuko menghadapi bermacam permasalahan di O-Oku. Permasalahan-permasalahan tersebut antara lain: Adanya perebutan kekuasaan oleh orang-orang kepercayaan raja, serta konflik perebutan hak waris antara istri dan selir-selir raja.

Berdasarkan latar belakang tersebut, maka permasalahan yang diangkat dalam skripsi ini adalah :

1. Penokohan tokoh utama Yasuko dalam drama O-Oku.

2. Peranan wanita tokoh utama Yasuko sebagai ibu rumah tangga dalam drama O-Oku.

Penelitian ini bertujuan memperoleh deskripsi tentang penokohan tokoh utama Yasuko. Tujuan lain adalah untuk memperoleh deskripsi tentang peranan wanita pada tokoh utama Yasuko sebagai ibu rumah tangga dalam drama O-Oku.

Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang menggunakan metode deskriptif analitik. Metode deskriptif analitik dilakukan dengan mendeskripsikan fakta, dengan maksud untuk menemukan unsur-unsur tentang penokohan dan peranan wanita, berikutnya dilanjutkan dengan analisis.

Hasil analisis ini menunjukkan bahwa:

1. Yasuko adalah seorang wanita yang setia. Ia juga memiliki sifat penyabar dan tidak emosional. Hal ini dapat dilihat dari sikap Yasuko dalam menghadapi permasalahan-permasalahan dan percakapan Yasuko dengan tokoh lain. Yasuko adalah seorang wanita yang memiliki semangat hidup yang kuat.

2. Sebagai ibu rumah tangga, Yasuko memiliki peranan yang sangat penting. Ia tidak hanya merawat anaknya, Yasuko juga menjadi pengaruh penting bagi suaminya, yang merupakan seorang raja.

要旨

葉山浩樹のドラマ『大奥』における主婦としての主人公の安子の役割

氏名 : イルマ サフィトリ

学生番後 : 032104001

教育プログラム : 日本語教育

学部 :言語技術学部

大学名 :スラバヤ国立大学

指導教官 : ヨヴィンザ, M.Pd

この論文のタイトルは、葉山浩樹のドラマ『大奥』における主婦としての主人公の安子の役割である。選んだ理由として、文学は人間の生きた経験を作った上で社会に存在するものである。

文学作品の一つの霊感は女性である。女性は生活の中で、男性に負けないで、重要な役割ももっている。

ドラマ『大奥』は、安子という主人公の戦いを表している。『大奥』で、いろいろ問題を遭遇している安子を表している。

以上のような背景づき、研究すべき問題は次のとうりである。

1.ドラマ『大奥』における、やすこの生格は、どうであるか。

2.ドラマ『大奥』における、やすこの主婦の役割はどうであるか。

研究の目的は、ドラマ『大奥』に、と「やすこ」の主婦の役割理解することである。

研究はkualitatif であって、metode deskriptif analitik使用する。

ドラマ大奥におけるやすこの主婦の役割を理解を目的とした研究の結果はつぎのとうりである。

やすこは沈着態度があった女性である。困難にそうぐうする時、いつもがまんする。やすこさまはいつもがんばって生きている。

やすこは、しかるべく家事を守っている。息子をよくていれした。いつも、夫のそばにいて、役に立つのアドバイスをあたえる。ほかの婦人にたいして、もっと若くても、いつも尊敬している。

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: