Abstrak Sastra 2

23 ABSTRAK

KONSEP ZEN TENTANG KESENDIRIAN PADA HAIKU

Nama : Foni Cahyawati

No. Reg : 98240009

Program Studi : Bahasa Jepang / S – 1

Jurusan : Bahasa Asing

Fakultas : Bahasa dan Seni

Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Haiku adalah puisi klasik Jepang yang terdiri atas tujuh belas suku kata dengan susunan baris pertama lima suku kata, baris kedua tujuh suku kata dan baris ketiga lima suku kata. Haiku sangat dalam mengekspresikan ajaran Zen, ajaran yang mengajarkan kesederhanaan dalam hidup manusia. Haiku memiliki tema alam yang digabungkan dengan pengalaman pribadi dan emosi penyair sehingga menimbulkan nuansa yang berbeda-beda pada setiap Haiku, misalnya nuansa kesendirian, keputusasaan, rasa syukur dll. Berdasarkan latar belakang di atas, penulis memilih judul “Konsep Zen Tentang Kesendirian Pada Haiku”.

Kesendirian menurut Zen adalah jalan dimana kesunyian dan bicara adalah satu. Kesendirian dapat terjadi pada setiap orang dan merupakan gejala yang sangat umum. Melalui salah satu pembentuk karya sastra, yaitu diksi dapat diketahui simbol-simbol yang terdapat dalam haiku.

Rumusan masalah yang terdapat dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah simbol-simbol yang menggambarkan kesendirian menurut konsep Zen pada Haiku, (2) Bagaimanakah gaya bahasa yang terdapat pada Haiku yang bertema kesendirian menurut Zen.

Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konsep Zen tentang kesendirian yang terdapat pada Haiku. Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah untuk memberikan sumbangan bagi pengembangan telaah karya sastra, terutama karya sastra Jepang.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengambilan sampel menggunakan tehnik purposive sampling dan dalam menganalisis data menggunakan metode dokumentasi dan pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa :

  1. Simbol-simbol dalam Haiku yang menggambarkan kesendirian menurut konsep Zen antara lain burung hototogisu, sebuah kuil, ranting kering dll. Terdapat pula simbol kesendirian yang menggunakan kata-kata musim yakni senja musim gugur, malam musim gugur dan malam berhujan.
  2. Gaya bahasa yang digunakan penyair dalam Haiku yang bertemakan kesendirian adalah gaya bahasa simile (chokuyu), gaya bahasa metafora (inyu) dan gaya bahasa personifikasi (gijinho).


要旨

俳句の中の孤独についての禅の概念

俳句は日本の古い詩で17音字でこうせいされる。俳句の組織は第一行は5音字で、第二行は7音字で、それから第三行は5音字でこうせいされる。俳句は禅の教えを本当に深くあらわす。その教えは人間の生活の中に簡潔を教える。俳句は自然なことや詩人のこじんてきなけいけんと感情をまじえることの意味があるから、俳句の中にいろいろなニュアンスがある。たとえば孤独のニュアンスや絶望することのニュアンスや感謝することのニュアンスなどである。このことによって筆者は「俳句の中の孤独についての禅の概念」というテーマを選んだ。

禅によると孤独は話すこととせいじゃくが一つになることである。孤独はすべての人におこることができる、そしてこのことも一般的な前兆である。語法によって、俳句の中にあるシンボルを知ることができる。この論文での問題は次のようなことである:

1.禅によって、俳句の中で孤独をあらわすシンボルはどうであるか。

2.孤独というテーマがある俳句の語法はどうであるか

この論文の目的は俳句の中に孤独についての禅の概念をあらわすことである。それからこの論文は文学製作の調査の発展に貢献させたい。

この論文に使用される方法は Deskriptif Kualitatif という研究である。 Sample をとることはPurposive Sampling を使用する、それからデーター分析は文書方法と書籍方法を使用する。

それから結果は次のようなことである:

1.俳句の中に、禅によって孤独をあらわすシンボルはたとえば「ほととぎす」や「寺一つ」や「から枝」などである。きせつと関係がある言葉もある。たとえば「秋の暮れ」と「秋の夜」と「夜の雨」。

2.孤独というテーマがある俳句には詩人が直喩と隠喩と擬人法という語法を使用する。


24 ABSTRAK

ANALISIS TEMA NOVEL KUIL KENCANA『金閣寺』(KINKAKUJI)

KARYA MISHIMA YUKIO

Nama : Dewi Permatasari

Nomor Registrasi : 98240014

Program Studi : Strata – 1

Jurusan : Bahasa Asing

Fakultas : Bahasa dan Seni

Universitas : Universitas Negeri Surabaya

Novel Kuil Kencana『金閣寺』(Kinkakuji) adalah salah satu novel Jepang terkenal yang ditulis oleh pengarang kenamaan, Mishima Yukio pada tahun 1956.

Peneliti ingin mengetahui lebih jauh tentang tema yang terdapat dalam novel Kuil Kencana『金閣寺』(Kinkakuji) karya Mishima Yukio ini. Tema adalah gagasan, ide atau pikiran utama yang mendasari suatu karya sastra, sementara suatu pendapat lain mengatakan bahwa tema merupakan gagasan dasar umum yang menopang sebuah karya sastra yang terkandung di dalam teks sebagai struktur semantis dan yang menyangkut persamaan-persamaan dan perbedaan-perbedaan. Berdasarkan hal tersebut, maka penulis menetapkan rumusan masalah sebagai berikut (1) Apa tema utama atau tema mayor novel Kuil Kencana『金閣寺』(Kinkakuji) karya Mishima Yukio? (2) Apa tema tambahan atau tema minor novel Kuil Kencana (Kinkakuji) karya Mishima Yukio?

Dari rumusan masalah di atas penelitian ini ditujukan untuk :

(1) Mengetahui tema utama atau tema mayor novel Kuil Kencana『金閣寺』(Kinkakuji) karya Mishima Yukio. (2) Mengetahui tema tambahan atau tema minor novel Kuil Kencana『金閣寺』(Kinkakuji) karya Mishima Yukio.

Manfaat penelitian ini diharapkan untuk memperoleh pengetahuan tentang karya sastra yang berasal dari luar Indonesia khususnya karya sastra Jepang.

Penelitian ini digolongkan sebagai penelitian kualitatif dan metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif. Sedangkan sumber data yang digunakan adalah sebuah novel Kuil Kencana『金閣寺』(Kinkakuji) karya Mishima Yukio.

Pada akhir penelitian ini penulis berkesimpulan :

(1) Tema utama atau tema mayor novel Kuil Kencana『金閣寺』(Kinkakuji) adalah keterasingan.

(2) Tema tambahan atau tema minor novel Kuil Kencana『金閣寺』(Kinkakuji) adalah kematian.

Dengan adanya penelitian ini penulis berharap agar ada penelitian lanjutan terhadap unsur-unsur lain dalam novel Kuil Kencana『金閣寺』(Kinkakuji) karya Mishima Yukio.


要旨

三島由紀夫の小説『金閣寺』のテーマの調査

『金閣寺』という小説は有名な日本の小説である。この小説は1996年、三島由紀夫によって書かれている。研究者はもっと深くこの小説のテーマを知りたい。テーマというのは文学製作の基礎になる理想とか意見とか重要な考えである。ほかの意見によって、テーマというのは文学製作を土台とするおもな基礎の理想、この理想は語議論のこうせいとしてテキストの中にある。そして平等と相違についての事である。それはテーマの要約で文学のでもっとも事である。

筆者はこの小説を研究した、この研究のトーピックは「三島由紀夫の『金閣寺』という小説のテーマの調査」である。

この事について、論文の問題はつぎのような事である:

1.三島由紀夫の『金閣寺』のおもなテーマ はなんであるか

2.三島由紀夫の『金閣寺』の小さいテーマはなんであるか

この論文の目的はつぎのような事である(1)『金閣寺』と言う小説のおもなテーマを知る、(2)『金閣寺』と言う小説の小さいテーマを知る。それからこの有益はインドネシアのほかの国の文学製作を知る事ができる、特に日本の文学製作である。

この研究は Kualitatif な調査である。それから使用された方法はAnalisis Deskriptif という方法である。それからこの研究のデータは三島由紀夫の『金閣寺』と言う小説である。

それからこの結果はつぎのようなことである:

1.『金閣寺』のおもなテーマはこどくなことである。

2.『金閣寺』との小さいテーマは死ぬことである。

この研究で筆者は『金閣寺』の中にあるほかのようそを今後後輩たちに研究してもらいたいと思うする。


25 ABSTRAK

ANALISIS KONFLIK INTERNAL TOKOH SASUKE

DALAM NOVELET “SHUNKINSHO” (WAJAH SHUNKIN)

KARYA TANIZAKI JUNICHIRO

Nama : Qurrotu Aini

No Reg. Mahasiswa : 98240017

Program Studi : S1 Pendidikan Bahasa Jepang

Jurusan : Bahasa Asing

Fakultas : Fakultas Bahasa dan Seni

Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Novelet 「春琴抄」(Wajah Shunkin) adalah novelet yang ditulis oleh seorang pengarang jepang bernama Tanizaki Junichiro pada tahun 1951. Novelet ini menceritakan tentang tokoh utamanya yang bernama Shunkin. Shunkin adalah wanita cantik tapi sombong dan keras yang mengalami kebutaan sejak umur 8 tahun. Shunkin memiliki pelayan yang juga menjadi murid sekaligus kekasihnya bernama Sasuke. Sasuke mengalami banyak konflik internal dengan ketiga perannya itu. Walaupun diperlakukan kasar oleh Shunkin, Sasuke sangat sabar dan setia pada Shunkin. Sasuke bahkan rela membutakan matanya untuk membuktikan cintanya dan kesetiaannya pada Shunkin.

Dalam karya sastra konflik internal merupakan salah satu unsur penting dalam cerita. Konflik internal membuat sebuah cerita menjadi hidup. Oleh karena itu di dalam penelitian ini akan membahas tentang konflik internal yang dialami tokoh Sasuke pada novelet 「春琴抄」 (Wajah Shunkin). Berdasarkan alasan inilah maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah:

1. Bagaimanakah konflik internal yang dialami tokoh Sasuke sebagai pelayan?

2. Bagaimanakah konflik internal yang dialami tokoh Sasuke sebagai murid?

3. bagaimanakah konflik internal yang dialami tokoh Sasuke sebagai kekasih?

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konflik internal yang dialami tokoh Sasuke dan mendeskripsikan penyelesaian konflik internal tokoh Sasuke dalam novelet 「春琴抄」 (Wajah shunkin) karya Tanizaki Junichiro.

Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif. Metode analisis digunakan untuk menganalisis novelet 「春琴抄」 (Wajah Shunkin) sehingga dapat menunjukkan aspek yang diteliti dengan jelas. Sedangkan metode deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan data-data yang diperoleh.

Hasil analisis data menunjukkan bahwa konflik internal yang dialami tokoh Sasuke dalam novelet 「春琴抄」 (Wajah shunkin) karya Tanizaki Junichiro berupa konflik internal sebagai pelayan diwujudkan dengan kesetiaan dan pengabdian, konflik internal sebagai murid diwujudkan dengan ungkapan kebahagiaan dan loyalitas jika menerima pengajaran yang keras, dan konflik internal sebagai kekasih diwujudkan dengan rasa cinta Sasuke dan pengorbanan untuk menyakiti diri sendiri. Konflik internal yang paling menonjol adalah konflik internal sebagai kekasih. Dari konflik internal tersebut terlihat bahwa Sasuke menderita perilaku abnormal model behavioristik. Penyelesaian dari konflik ini adalah penyelesaian yang bersifat tertutup karena akhir ceritanya tidak mengambang atau sudah jelas.


要旨

谷崎潤一郎の『春琴抄』における佐助の矛盾について

「春琴抄」という小説は日本人たにざきじゅんいちろうによって、1951年に書かれた。「春琴抄」という小説主人公の春琴のことを話している。春琴は8歳の時に盲人になった。彼女はきれいな女性なのに強固で横柄である。春琴には給仕がいた。まもなくせいとになり、そして恋人になっていく。名前は佐助である。佐助はその三つの立場から矛盾を感じている。春琴からわるい待遇を受けても、佐助は春琴に対してがまん強く、忠実である。佐助は春琴のために自分の目を見えなくしている。

文学作品での矛盾は話の中で重要な要素となる。このような矛盾が物語を生かしている。そのようなことから研究に「春琴抄」の矛盾を取り上げた。その問題をまとめると、以下のようになる。

1.給仕になった佐助の矛盾はどのようなものであるか。

2.せいとになった佐助の矛盾はどのようなものであるか。

3.恋人になった佐助の矛盾はどのようなものであるか。

本研究は、矛盾と矛盾解決に関して論じるために使用する。

研究方法は記述分法を用い、分析法は作品分析を用い、それによって作品をより明石寉にする。記述法はデータを論じるために使用する。

データ分析の結果たにざきじゅんいちろうお春琴抄の佐助お矛盾は給仕としてとせいととしての矛盾と恋人としての矛盾である。そのようなことから、佐助は異常な行動様式をとっている。これら春琴抄に対する解決法は閉鎖性解決であった。


26 ABSTRAK

PERBANDINGAN KEHIDUPAN PENARI DALAM NOVELET IZU NO ODORIKO 「伊豆の踊り子」KARYA KAWABATA YASUNARI DENGAN NOVEL RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI

Nama : Christina Dyah Ulupi

No. Reg : 98240025

Program Studi : Bahasa Jepang

Fakultas : Bahasa Dan Seni

Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Bahasa adalah medium yang digunakan dalam sastra. Sastra menampilkan gambaran kehidupan, dan kehidupan itu sendiri adalah suatu kenyataan sosial (Damono,1984: 1 ). Sastra juga mempunyai kaitan dengan sastrawan dan msyarakatnya. Sastra bila dilihat dari segi sosiologi pada hakekatnya merupakan cerminan masyarakat.

Dalam penelitian ini penulis melakukan perbandingan kehidupan Penari Jepang dalam novelet Izu No Odoriko karya Kawabata Yasunari dengan kehidupan Penari Jawa dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari pada aspek sosial. Baik masyarakat Jepang maupun masyarakat Jawa masing-masing memiliki budaya yang khas. Pola-pola interaksi dalam masyarakat Jepang dan Jawa terutama pada hubungan interpersonal antara masing- masing individu menarik untuk di simak karena mempunyai kebudayaan yang sangat tinggi.

Permasalahan yang akan di bahas dalam penelitian ini adalah:

1. Bagaimana kehidupan Penari Jepang dalam Novelet Izu No Odoriko

2. Bagaimana kehidupan Penari Jawa dalam Novel Ronggeng Dukuh Paruk

3. Bagaimana perbedaan antara keduanya

Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif karena data yang dipakai adalah data dari kepustakaan. Data tersebut dikaji dengan teori dan konsep-konsep yang relevan untuk mendapatkan hasil yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari persamaan dan perbedaan kehidupan sosial antara masyarakat Jepang dan masyarakat Jawa melalui intitusi seni terutama kesenian rakyat melalui novelet Izu No Odoriko dan novel Ronggeng Dukuh Paruk.

Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam kedua novel terdapat persamaan dan perbedaan diantaranya adalah sebagai berikut:

Persamaan:

1. Penari dalam kedua novel tersebut sama-sama masih muda.

2. Kedua penari sama- sama menjadi pusat perhatian masyarakat sekitar.

Perbedaan:

1.Kepandaian yang dimiliki penari dalam novel Izu No Odoriko diperoleh dengan cara belajar sedangkan dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk karena penari dirasuki indang.

2.Penari dalam novel Izu No Odoriko selaalu dihina oleh masyarakat sekitar sedangkan dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk selalu dinanti- nantikan dan menjadi status sosial sebuah pedukuhan.


要旨

川端康成の「伊豆の踊り子」とAhmad Tohari の「 Ronggeng Dukuh Paruk」における踊り子の生活の比較。

文学は言語を媒介として表現される。文学は生活を描写し,その生活自体は社会的な現実である(Damono,1984:1)。さらに,文学は作家と社に関係がある。社会学的に見る、本当は文学は社会の模写である。

この研究で川端康成の「伊豆の踊り子」の生活とAhmad TohariRonggeng Dukuh Paruk」の生活の社会的側面について比較研究を行った。日本も

ジャワも狂信の高い文化を持っているので、日本もジャワの社会の各種の粗互作用、さらに人間関係を研究することはとても興味深いものと思われる。

この研究のおける問題としては

1「 伊豆の踊り子」の日本の踊り子の生活はどのようなものであるか。

2「 Ronggeng Dukuh Paruk」のジャワの踊り子の生活はどのようなもの

であるか。

3 両者の違いはなんであるか。

用いデータは文学作品であるので、この研究には質的方法.を用いた。上記のデータは、所望の成果を得るため、関連のある理論と概念を用いで研究した。この研究の目的は、芸術制度.、とくに人々の芸能をして、日本の社会とジャワの社会の間の社会生活の類似点と相違点を探深することである。

この研究のまとめとして、両小説の類似点と相違点は次とおりである。

1類似点

(1)踊り子は両者とも若い。

(2)両踊り子と周回 の社会の途目の的となっている。

2相違点

(1)「伊豆の踊り子」の踊り子の技能は学習に あって得られたのに対し、

Ronggeng Dukuh Paruk」の踊り子の技能は祖霊の乗り移りにある。

(2)「伊豆の踊り子」の踊り子は周囲の社会からに軒蔑されるのに対し、

Ronggeng Dukuh Paruk」の踊り子は周囲の社会から期得

一個人として社会的地位を得ている。


27 ABSTRAK

ANALISIS TOKOH-TOKOH DALAM KUMPULAN CERPEN KARYA MIYAZAWA KENJI DITINJAU DARI AJARAN AGAMA BUDHA

Nama : Andi Endah Agustini

No.Registrasi : 98240026

Program Studi : PendidikanBahasaJepang/S-1

Jurusan : Bahasa Asing

Fakultas : Bahasa dan Seni

Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Karya sastra merupakan cermin yang merefleksikan fenomena dalam masyarakat.Terlepas apakah karya sastra tersebut bersifat subjektif atau objektif, pengarang senantiasa menyarankan kebenaran yang timbul dari pemikiran dan nuraninya . Sedangkan salah satu pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca, menyangkut moralitas yang dinilai dari sudut agama.

Miyazawa Kenji (1899-1933) hidup pada masa Restorasi Meiji. Dia adalah seorang pendeta Budha dari aliran Nichirensu. Maka dari itu peneliti ingin meneliti adanya kemungkinan bahwa Miyazawa Kenji sebagai salah satu pendeta Budha menanamkan nilai–nilai ajaran Budha mengenai hal-hal bersikap dan bertindak dalam kehidupan melalui karya-karya sastranya.

Untuk mengetahui hal tersebut, maka peneliti mencari data dari penokohan para tokoh-tokoh yang direka oleh pengarang baik berupa sifat, sikap, tindakan dan ucapan tokoh-tokoh.

Adapun permasalahan yang akan di bahas dalam penelitian ini adalah :

1. Bagaimana deskripsi agama Budha di Jepang?

2. Bagaimana deskripsi tokoh-tokoh daslam kumpulan cerpen karya Miyazawa Kenji

3. Bagaimana karakter tokoh-tokoh dalam kumpulan cepen Miyazawa Kenji, ditinjau dari ajaran Budha Jepang

Metode yang digunakan peneliti dalam menganalisis data untuk menganalisis karakter tokoh-tokoh dalam kumpulan cerpen karya Miyazawa Kenji. Sedangkan untuk ajaran agama Budha digunakan pendekatan deskriptif eksploratif.

Penelitian ini menggunakan 6 buah cerpen dari kumpulan cerpen karya Miyazawa Kenji sebagai sumber datanya yaitu : 1)Donguri to Yamaneko; 2)Chumon no Ooi Ryoriten; 3)Tsuchikami to Kitsune; 4)Otsuberu to Zoo; 5)Cerro Hiki no Goshu; 6)Shishi Odori no Hajimari.

Dari hasil analisis diketahui bahwa Miyazawa Kenji sedikit banyak memasukkan nilai-nilai ajaran agama Budha yang dianutnya kedalam karya sastranya, misalnya ajaran tentang: Menjadi seorang pemimpin, Jangan Putus asa, Membuka mata hati, Jangan berpura-pura, Empat macam manusia, dan sebagainya


28 ABSTRAK

DESKRIPSI MUSIM SALJU DALAM NOVEL YUKIGUNI

KARYA KAWABATA YASUNARI

(KAJIAN STILISTIKA: PENGGUNAAN BAHASA KIAS)

Nama : Anisa Muslicha

No Reg. Mahasiswa : 98240028

Program Studi : S1 Pendidikan Bahasa Jepang

Jurusan : Bahasa Asing

Fakultas : Fakultas Bahasa dan Seni

Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Salah satu unsur dari gaya bahasa adalah bahasa figuratif atau disebut juga bahasa kias. Penggunaan bahasa kias selain sering ditujukan untuk mendapatkan variasi dalam gaya bahasa, juga mencapai efek estetis yang ingin ditonjolkan oleh pengarang. Efek estetis tersebut antara lain terkait dengan pengunaan bahasa kias dan pemilihan kata dalam sebuah karya sastra.

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Bahasa kias apa saja yang digunakan oleh pengarang dalam mendeskripsikan musim salju pada novel Yukiguni.

2. Pemilihan kata apa yang digunakan oleh pengarang dalam mendeskripsikan musim salju pada novel Yukiguni.

3. Efek estetis apa yang ingin ditampilkan pengarang dengan pemilihan kata dan gaya bahasa tersebut sehubungan dengan makna dan nuansa dalam novel Yukiguni.

Untuk lebih memudahkan pengelompokkan, maka peneliti menggunakan acuan teori. Teori yang digunakan adalah berdasarkan teori dari Abrams yang juga sejalan dengan teori dari Garyoan yang membagi bahasa figuratif (bahasa kias) menjadi 5 kelompok, yakni (1) Simile atau perbandingan 直喩または明喩, (2) Metafora 隠喩またはお暗喩、(3) Metonimia 換喩, (4) Sinekdoke 提喩または代喩, dan (5) Personifikasi 擬人法.

Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah Deskriptif analitif, yaitu dengan menganalisis satu persatu data yang mengandung pendeskripsian musim salju yang terdapat dalam novel Yukiguni karya Kawabata Yasunari. Data yang ada kemudian dikelompokkan ke dalam masing-masing kelompok bahasa kias, ditentukan pilihan katanya, dan disimpulkan efek estetis yang ditimbulkan dari pengunaan bahasa kias dan pilihan kata tersebut.

Setelah diteliti, ditemukan 46 kalimat yang mengandung deskripsi musim salju yang termasuk dalam pengelompokkan bahasa kias, yakni (1) Simile atau perbandingan sebanyak 20 kalimat, (2) Metafora sebanyak 14 kalimat, (3) Metonimia sebanyak 3 kalimat, (4) Sinekdok sebanyak 3 kalimat, dan (5) Personifikasi sebanyak 6 kalimat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kawabata Yasunari banyak menggunakan bahasa kias Simile atau perbandingan. Hal ini selain dimaksudkan untuk memudahkan penggambaran musim salju (latar atau setting) yang jelas, juga untuk membuat variasi dalam berbahasa serta mencapai efek estetis tertentu.

Pilihan kata atau leksikal yang muncul antara lain adalah pilihan kata khusus dalam musim salju di Jepang, yakni: fusetsu, yakishouzoku, chijimi, sanki, soeshi, matatabi, sanpaku, tsurara, dan kotatsu. Pilihan kata lainnya adalah es, gunung-gunung, salju, oyu, suberu, dan sebagainya. Pilihan-pilihan kata atau leksikal tersebut menguatkan unsur setting atau latar.

Efek estetis yang didapatkan dengan penggunaan bahasa kias dan pilihan kata atau pilihan leksikal adalah memberi nuansa seni yang indah pada pembaca dalam membayangkan (mengimajinasikan) apa yang ditulis oleh pengarang untuk memberikan gambaran yang jelas tentang keadaan pada waktu musim salju di negeri salju dalam novel Yukiguni.


要旨

川端康成『雪国』における冬についての描写について

(文章表現:比喩の使い方)

文章のスタイルの一つを比喩と言う。比喩の使い方は文章を豊かにしたり、美的効果などのためである。だから、筆者はこのような文章表現について研究したいと思った。

この研究のタイトルは『川端康成『雪国』における冬についての描写について「文章表現:比喩の使い方」”である。

本研究では次の三点を課題とした。

1.『雪国』の中で作家が冬について描いている文章においてどのような比喩 を使っているか。

2. 『雪国』の中で作家が冬について描いている文章においてどのような言葉をつかっているか。

3. 『雪国』の中で比喩と言葉の使い方が意味とニュアンスに対してどのような美的効果を与えているか。

本研究ではAbramsGaryoanの理論を用いた。彼らは比喩を五つに分けている。それは (1)直喩または明喩は, (2) 隠喩または暗喩, (3) 換喩, (4) 提喩または代喩, (5) 擬人法である。

本研究ではdeskriptif分析を研究方法とした。

本研究では比喩を使った冬について書かれた文を見つけた。直喩は19、隠喩14、換喩は3、代喩は3、擬人法6であった。冬に関する言葉には風雪、雪装束、縮、算木、添石,氷柱、火燵などがあった。また、自然に関する月、山々、星,寒気などの言葉もあった。この言葉は背景を強める働きをしている。

比喩の表現を選ぶことによって、美的効果を得て物語の背景の想像をふくらませている。そうすることで読者に様々な比喩の表現に触れさせ、美的効果やイメージも与えることができていると思われる。


29 ABSTRAK

INTERPRETASI MIMPI TOKOH UTAMA DALAM NOVEL SUKYANDARU (SKANDAL) KARYA SHUSAKU ENDO:

KAJIAN PSIKOANALISA

Nama : Afia Woro Nestiti

No Reg. Mahasiswa : 98240035

Program Studi : S1 Pendidikan Bahasa Jepang

Jurusan : Bahasa Asing

Fakultas : Fakultas Bahasa dan Seni

Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Bahasa dan sastra memang mempunyai hubungan yang sangat erat. Bahasa adalah bahan baku kesusastraan. Dengan adanya bahasa, manusia dapat menyampaikan segala pesan dan kesan dalam dirinya. Sehingga tak mengherankan kalau di dalam bahasa sastra, manusia banyak menemukan unsur-unsur intrinsik selain dari keindahan bahasa yang dipergunakan baik hal-hal yang berhubungan dengan agama, psikologi, pendidikan, filsafat, ideologi dan lain-lain yang ada hubungannyadengan kehidupan manusia yang mungkin sangat bermanfaat.

Pada hakekatnya karya sastra dan dunia psikologi memiliki hubungan lintas yang bersifat tak langsung dan fungsional, karena dalam karya sastra selalu membahas tentang peristiwa kehidupan.

Novel Sukyandaru (Skandal) adalah novel yang ditulis oleh seorang pengarang Jepang bernama Shusaku Endo pada tahun 1986. novel ini menceritakan tentang kehidupan sastrawan Kristen Jepang yang bernama suguro.

Suguro sering mengalami kecemasan disebabkan oleh berbagai hal. Kemudian kecemasan tersebut bergabung dengan keinginan dalam diri Suguro yang tertekan, masuk ke dalam mimpi suguro.

Dalam penelitian ini penulis akan membahas mimpi-mimpi suguro berdasarkan kajian psikoanalisa. Dengan permasalahan sebagai berikut :

a. Faktor apakah yang menyebabkan mimpi pada tokoh utama dalam novel Sukyandaru (Skandal)?

b. Bagaimana hubungan interpretasi mimpi tokoh utama dalam novel Sukyandaru (Skandal) dengan kehidupan sehari-harinya?

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab mimpi-mimpi pada tokoh utama Suguro dan menginterpretasikan mimpi suguro dihubungkan dengan kehidupan sehari-harinya.

Metode ini menggunakan metode analisis deskriptif. Metode analisis digunakan untuk menganalisis novel Sukyandaru (Skandal) sehingga dapat menunjukkan aspek yang diteliti dengan jelas. Sedangkan metode deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan data-data yang diperoleh.

Setelah menganalisis data, maka penulis menyimpulkan bahwa mimpi-mimpi suguro banyak dipengaruhi oleh kecemasan yang disebabkan oleh umur suguro yang sudah tua, berbagai macam penyakit yang di deritanya dan ketakutannya akan bayang-bayang kematian. Peristiwa yang terjadi pada hari sebelum dia bermimpi juga berpengaruh dalam gambar-gambar yang dihasilakan oleh mimpi. Faktor penyebab yang paling mendominasi mimpi-mimpi suguro yakni hasrat-hasrat yang dipendamnya.


要旨

遠藤周作 「スキャンダル」の主人公の夢の精神分析の解釈

言語と文学は非常に密接な関係がある。言語は文学の手段である。言語で人間簸や教育や哲学などのイデオロギーがある。外的要素は文法や文体などの要素からなっている。その要素は人間の生活の密接な関係がある。それはもちろんいろいろな面がある文学において使用される言語は文学とともに発展しなけれなならない。

文学作品と心理学の間に密接な関係があるといわれる。文学作品に間のせいかつを物語。

「スキャンダル」は1986年に有名な作家の遠藤周作によって書かれた。「スキャンダル」はクリスチャン作家の勝呂の生活の話である。勝呂はいろいろな原因で不安な状態になる。その不安な状態と自分の隠された欲望と一緒に夢の中に入る。

その研究において筆者は小説の主人公の夢の精神分析をした。問題は次の通りである。

a. 主人公の夢の原因。

b. 主人公の夢の解釈と日常の関係。

この研究の中で Analysis Description Method (分解記述メソッド)を使用する。Analysis Method (分解メソッド)で「スキャンダル」を分解をして、それで明らかに調査することが分かるようになる。Description Method(記述メソッド)でもらったデータを記述する。

本研究の結果は、勝呂の夢の不安な状態の原因は老いやいろいろな病気や死の恐怖である。ほかに勝呂の隠された欲望も原因である。


30 ABSTRAK

PERUBAHAN PERILAKU TOKOH UTAMA MENJALANI

POKOK-POKOK AJARAN ZEN BUDDHISME

DALAM NOVEL MON KARYA NATSUME SÕSEKI

Nama : Millraitiningrum

No. Reg : 98240036

Program Studi : Pendidikan Bahasa Jepang

Jurusan : Bahasa Asing

Fakultas : Bahasa dan Seni

Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Dalam novel Mon karya Natsume Sõseki terdapat kajian psikologi, yaitu psikologi agama. Psikologi agama adalah ilmu yang meneliti agama dan pengaruhnya dalam hidup (Daradjat,1970:2). Dalam novel ini tokoh utama mengalami konversi agama. Konversi agama adalah perubahan emosi secara tiba-tiba lebih memperhatikan agama/keyakinan yang dianutnya yaitu Zen Buddhisme.

Pada akhir cerita terdapat perubahan perilaku sebelum dan sesudah konversi agama. Selain itu juga digambarkan kegiatan para penganut Zen di dalam sebuah kuil, oleh karena itu penulis ingin mengkaji hal tersebut.

Dari alasan di atas maka ada tiga rumusan masalah yang akan diteliti yaitu :

1. Bagaimanakah perilaku tokoh utama sebelum menjalani pokok-pokok ajaran Zen Buddhisme dalam Novel Mon karya Natsume Sõseki?

2. Bagaimanakah perilaku tokoh utama ketika menjalani pokok-pokok ajaran Zen Buddhisme dalam Novel Mon karya Natsume Sõseki?

3. Bagaimanakah perilaku tokoh utama setelah menjalani pokok-pokok ajaran Zen Buddhisme dalam Novel Mon karya Natsume Sõseki?

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif. Metode analisis deskriptif digunakan untuk meneliti psikologi agama yang terdapat dalam novel ini.

Hasil penelitian ini adalah adanya perubahan perilaku tokoh utama sebelum dan sesudah menjalani pokok-pokok ajaran Zen Buddhisme. Sebelum menjalani pokok-pokok ajaran Zen Buddhisme tokoh utama tidak mau bertanggungjawab pada adiknya serta mempunyai hubungan yang kurang harmonis dengan kerabatnya. Perilaku tokoh utama ketika menjalani pokok-pokok ajaran Zen Buddhisme adalah menerima semua ajaran (za-zen, koan., sanzen). Setelah menjalani pokok-pokok ajaran Zen Buddhisme, tokoh utama menjadi lebih matang dalam berfikir serta berani bertanggungjawab terhadap masalah yang ada.


要旨

夏目漱石「門」における主人公の性格の変化

(禅の教義の会得を通して)

夏目漱石「門」においては心理的を出てくる。それは宗教的心理である。宗教的心理とは、宗教と生活での影響について研究するものである(Daradjat, 1970 : 2)

この小説では主人公が自分の考え方を変るようとしてある。それは突然自分が信じるもの()より関心をもつという感情の変化である。

この小説では主人公の性格や考え方が変わっている。また、禅信者の日常生活を描写している。この二つのことから筆者はこの小説を研究したい。

本研究では、この小説にある次の点について取り上げることにする。

1. 夏目漱石「門」における主人公が禅教義を会得する前はどんな性格と考え方だったのか。

2. 夏目漱石「門」における主人公が禅教義を会得している時(お寺での修行中)にはどんな性格と考え方だったのか。

3. 夏目漱石「門」における主人公が禅教義を会得した後にはどんな性格と考え方だったのか。

本研究に用いる分析の方法は記述分析 (deskriptif analisis)である。文学作品の宗教心理の描写を分析するために記述を使う。

本研究の結果、次のことを明らかになった。

1. 禅教義を会得する前の主人公は弟の世話をせず、さらに親戚との関係が悪かった。

2. 禅教義を会得している時(お寺での修行中)の主人公は座禅、考案、参禅を通して禅の教義を会得した。

3. 禅教義を会得した後にはの主人公が深く考えるようになって昔より、問題うまく解決できるようになった。


31 ABSTRAK

FRUSTASI DAN REAKSI FRUSTASI PADA TOKOH-TOKOH DALAM CERPEN RASHOMON『羅生門』

KARYA AKUTAGAWA RYUNOSUKE

(KAJIAN PSIKOLOGIS)

Nama : Yusniah Rokhmawati

Nomer Registrasi : 98240041

Program Studi : S 1/Bahasa Jepang

Jurusan : Bahasa Asing

Fakultas : Bahasa Dan Seni

Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Pada hakekatnya karya sastra dan dunia psikologi memiliki hubungan lintas yang bersifat tak langsung dan fungsional. Hubungan sastra dan psikologi ini dipertegas dengan adanya empat kajian psikologi sastra, yaitu (1) kajian mengenai pengarang sebagai tipe individu, (2) kajian tentang proses kepengarangan pengarang, (3) kajian tentang kaidah-kaidah psikologi yang terdapat dalam sebuah karya sastra terhadap pembaca dan (4) kajian tentang pengaruh karya sastra terhadap pembaca (Wellek;1990:90).

Dengan menggunakan jenis kajian ketiga, yaitu tentang kaidah-kaidah psikologi yang terdapat dalam sebuah karya sastra , penelitian ini mencoba melihat sejauh mana hubungan sebuah karya sastra dan ilmu psikologi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam cerpen Rashomon『羅生門』terdapat gejala psikologis yang tercermin dalam tokoh-tokohnya. Gejala psikologis tersebut adalah frustasi dan reaksi terhadap frustasi itu sendiri yang sedang menimpa tokoh-tokohnya. Perubahan kehidupan yang terjadi secara tiba-tiba ternyata sangat mempengaruhi psikologis tokoh-tokoh dalam cerpen Rashomon『羅生門』ini. Sehingga berakibat timbulnya frustasi, dimana setiap frustasi selalu memanggil reaksi frustasi yang bersifat positif dan bisa pula bersifat negatif secara kejiwaan. Dengan tujuan memperoleh hasil analisis yang mendalam, penelitian ini membatasi analisis pada tokoh Genin「下人」 sebagai tokoh utama dan tokoh Nenek tua「老婆」 sebagai tokoh tambahan dalam cerpen Rashomon.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Metode analisis digunakan untuk menganalisis sastra dan metode deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan hasil analisis data.

Dengan kehadiran karya sastra yang ditinjau dari aspek psikologi maka ketika membaca karya sastra berarti kita juga membaca realita, yang di dalamnya memuat aspek-aspek kehidupan yang kompleks untuk memperkaya diri dengan makna kehidupan dan kejiwaan.


要旨

芥川竜之介の『羅生門』に登場する人物の心理的な状態における

フラストレ―ションとその反動(心理の研究)

本来文学作品と心理学のあいだに機能的な関係があるといわれている。文学における心理的な研究の結果 文学作品と心理文学の結果が明らかにされた。文学における心理文学的な研究心理は次の四つから構成される。

  1. 作品のタイプ及び個人の研究
  2. 文学作品を作る過程の研究
  3. 文学作品のなかにある心理状態の研究
  4. 文学作品が読者与える影響の研究(Wellek ; 1990 : 90

本研究は、作品に登場する人物の心理状態の研究で、文学作品と心理文学の関係は、どこまで深いの調べてみることである。

本研究の結果としては「羅生門」の短編の中に登場する人物の心理を示す読者兆があるように感じられる。ここでフラステレ―ションとその反動である。「羅生門」の短編での突然の生活様式の変化は心理的の登場する人物に影響をおよぼす。それぞれのフラストレーションは心理的にいい反動と悪い反動の原因となっている。

又研究に用いる分析の方法は (Descriptive Analysis) である。Descriptive Analysisというのは文学作品心理描写を分析したものである。

短編の中にみられる心理描写を研究することは実生活の中の問題にも投影できるであろう。


32 ABSTRAK

ANALISIS RESEPSI PEMBACA CERPEN KUMO NO ITO

KARYA AKUTAGAWA RYUUNOSUKE

TINJAUAN BUDDHISME

Nama : Mariany Wahyuning Lidia

No. Reg. Mahasiswa : 98240045

Program Studi : Bahasa Jepang/S1/1

Sastra adalah dunia imajinasi yang kompleks, di dalamnya terdapat simbol yang merupakan salah satu pembangun estetik sastra yang perlu diterjemahkan oleh pembaca, selebihnya arti dan maksud karya sastra tidak mutlak ditentukankan oleh pengarang. Apalagi dewasa ini minat baca masyarakat semakin meningkat seiring dengan meningkatnya apresiasi masyarakat terhadap karya sastra, baik itu novel, cerpen, puisi maupun drama.

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:

1. Apakah pembaca memahami ajaran Buddhisme oleh tokoh Sang Budha dalam cerpen Kumo no Ito.

2. Apakah pembaca memahami ajaran Buddhisme oleh tokoh Kandata dalam cerpen Kumo no Ito.

3. Apakah pembaca memahami penokohan yang terdapat dalam cerpen Kumo no Ito.

4. Bagaimanakah pesan pengarang menurut pembaca

Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah; mengetahui pemahaman pembaca terhadap ajaran Buddhisme, penokohan, dan pesan pengarang dalam cerpen Kumo no Ito.

Resepsi sastra adalah tanggapan pembaca terhadap karya sastra yang dibacanya (Junus, 1985:1). Teori resepsi sastra mengabdikan dirinya kepada pembaca, pembaca dipandang sebagai subyek dari karya sastra.

Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif analisis. Metode analisis digunakan untuk menganalisis sumber data, sedangkan metode deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan hasil analisis data.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembaca memahami ajaran Buddhisme melalui tokoh Sang Budha dan Kandata. Pembaca juga memahami penokohan dengan memberikan tanggapan terhadap watak tokoh Kandata. Pesan pengarang menurut pembaca adalah mencintai sesama mahkluk hidup; sifat egois menghancurkan diri sendiri; setiap perbuatan baik pasti ada balasannya; dan dalam diri manusia terdapat 2 sifat yaitu baik dan buruk.


要旨

AKUTAGAWA RYUUNOSUKE (蜘蛛の糸)の中における

読者の理解と関係がある事に分析について

文学と言うのは複雑な世界のイマジネーション、そのシンボルの中に建設な文学エステティックとして読者に通訳される事が要る。文学のほかの意味はだいたい著者に決められない。さらに現在は社会の読む事が上がって、同時に文学(ドラマ、詩、短編、小説)に対して社会の賞賛も上がります。

本研究では芥川竜之介(蜘蛛の糸)の中にリセプションと言うのは文学に対して読者の意見についてわかるようにためである(Junus, 1985:1)。

本論文の問題は次の通りである。

1.芥川竜之介(蜘蛛の糸)の中に見られるお釈迦の仏教に理解する読者はどのようなであろうか。

2.芥川竜之介(蜘蛛の糸)の中に見られる健陀多の仏教に理解する読者はどのようなであろうか。

3.芥川竜之介(蜘蛛の糸)の中に見られるそうじんこの仏教に理解する読者はどのようなであろうか。

4.芥川竜之介(蜘蛛の糸)の中に見られる読者によって著者の教える事はどうだろうか。

この研究目的は芥川竜之介(蜘蛛の糸)の中における著者の教える事とそうじんこは仏教に対して読者の理解を記述する。

この研究はデスクリプチプアナリシスくアリタチフ(deskriptive analisys kualitative)の研究を持ちいった。それは芥川竜之介(蜘蛛の糸)の中における読者の理解について答えや質問を記述する。

この研究の結果、次のような事があからかにあった。

1.芥川竜之介(蜘蛛の糸)の中に見られるお釈迦の仏教に読者は理解される。

2.芥川竜之介(蜘蛛の糸)の中に見られる健陀多の仏教に読者は理解される。

3.芥川竜之介(蜘蛛の糸)の中に見られるそうじんこの仏教に読者は理解される。

4.芥川竜之介(蜘蛛の糸)の中に見られる読者によって著者の教える事は生き物に対して愛する、利己てきな性格は自分の事に漉す、いい行為は必ず、おんがえしする事ができる、人間二つ性格がもっているそれはいい性格と悪い性格である。


33 ABSTRAK

MAKNA SIMBOLIS BINATANG DALAM KUMPULAN TANKA ICHIAKU NO SUNA (SEGENGGAM PASIR)

KARYA TOKUBOKU ISHIKAWA

Nama : Risvita Indriani

No Registrasi : 98240047

Program Studi : Bahasa Jepang / S – 1

Jurusan : Bahasa Asing

Fakultas : Bahasa dan Seni

Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Tanka adalah puisi klasik Jepang yang terdiri dari 31 suku kata dengan pola 5 – 7 – 5 – 7 – 7. Di dalam penulisannya dibenarkan adanya penambahan dan pengurangan satu suku kata, agar bentuk dari tanka menjadi lebih indah dan mampu menarik perhatian pembaca. Tanka di sebut juga waka atau uta, dalam perkembangannya tumbuh menjadi Haiku pada abad ke XVI sampai abad ke XVII Masehi.

Didalam tanka karya Tokuboku Ishikawa banyak terdapat jenis binatang. Penulis tertarik untuk menganalisis binatang berkaki empat karena di dalam kumpulan tanka tersebut lebih dominan daripada binatang jenis lainnya. Rumusan masalah yang ingin diteliti adalah :

  1. Binatang berkaki 4 apa saja yang terdapat dalam tanka karya Tokuboku Ishikawa
  2. Binatang berkaki 4 yang terdapat dalam karya Tokuboku Ishikawa menyimbolkan apa ?

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan menggunakan metode analisis deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah kumpulan tanka karya Tokuboku Ishikawa dengan judul Ichiaku No Suna ( Segenggam Pasir ) diterjemahkan oleh Edizal.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam tanka karya Tokuboku Ishikawa jenis binatang berkaki empat yaitu anjing, kucing, kuda, kambing dan sapi. Masing-masing binatang tersebut mempunyai makna simbolis yang mengandung pesan atau amanat kepada pembaca. Makna tersebut, yaitu :

1. Anjing menyimbolkan kesenangannya bersama geisha, penderitaan untuk memenuhi semua kebutuhan keluarga, kelaparan yang menderanya serta kesulitan kelelahan dan keletihan bekerja untuk mencari uang.

2. Kucing menyimbolkan tingkah laku penyar yang sangat manja kepada sobatnya.

3. Kambing menyimbolkan guru yang dibencinya semasa SM di Morioka

4. Kuda menyimbolkan semangat dan kerja keras penyair untuk menafkai keluarganya

5. Sapi menyimbolkan diri penyair.


要旨

石川啄木の『一握の砂』における動物の象徴の意味

短歌と言うのは、日本の古い詩の一形式であり。五-七-五-七-七 の三十一音節からできている。短歌の形がきれいになるように音節の数を加えたり感らしたりすることも可能である。それは読者に興味を引かせるためである。短歌は和歌や歌とも呼ばれて、十六世紀と十七世紀のうちに俳句に変わった。

石川啄木の短歌には色々な動物が登場する、筆者は多く登場する四つ足の動物に興味を持った。本研究の問題点は以下の通りである。

1. この詩集に登場する四つ足の動物は何か。

2. これらの動物の意味は何か。

本研究には質的調査であり、記述分析方を用いた。本研究の資料はエディジャルによって翻訳された石川啄木の短歌集「一握の砂」である。本研究の結果は、石川啄木の短歌に動物には五種類があった。

1. 犬は満足、家族のための疲労、空き腹を表す。

2. 猫はま友人に対してとても甘えんぼの作者を表す。

3. やぎはもりおか高校時代の嫌いな教師を表す。

4. 馬は家族のために野心な作者の誠心と勤勉なのを表す。

5. 牛は自身の作者を表す。


34 ABSTRAK

BAHASA KIASAN, MAKNA FEELING DAN AMANAT PUISI “AKIKAZE NO KOKOROYOSA NI ” (BAYU MUSIM GUGUR YANG SEJUKKAN KALBU) KARYA TAKBOKU ISHIKAWA

Nama : Wiwik Subandiah

Nomor Registrasi : 99240001

Program Studi : S-1

Jurusan / Program : Bahasa Asing / Bahasa Jepang

Fakultas : Bahasa dan Seni

Universitas : Universitas Negeri Surabaya

Sebuah karya sastra terdiri dari dari dua unsur yang mendasari terciptanya sebuah karya sastra. Unsur-unsur tersebut adalah unsur intrinsik dan unsur ekstrisik. Penelitian ini lebih memfokuskan pada unsur intrinsik puisi “Akikaze no kokoroyosa ni” (Bayu Musim Gugur Yang Sejukkan Kalbu) karya Takuboku ishikawa. Unsur intrinsik merupakan unsur yang membangun sebuah karya sastra dari dalam seperti diksi, irama, tema, amanat dan lain-lain. Takuboku Ishikawa merupakan salah seorang penyair Jepang modern yang terkemuka. Dia sangat mahir memindahkan pengalaman hidupnya sebagai seorang manusia secara jujur dan tajam keatas kertas yang menjelma menjadi puisi. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah :

  1. Apa bahasa kiasan yang terdapat dalam puisi Akikaze no Kokoroyosa ni (Bayu Musim Gugur yang Sejukkan Kalbu) karya Tokuboku Ishikawa?
  2. Bagaimana makna feeling yang terdapat dalam puisi Akikaze no Kokoroyosa ni (Bayu Musim Gugur yang Sejukkan Kalbu) karya Tokuboku Ishikawa?
  3. Bagaimana amanat yang disampaikan dalam puisi Akikaze no Kokoroyosa ni (Bayu Musim Gugur yang Sejukkan Kalbu) karya Tokuboku Ishikawa?

Berdasarkan rumusan masalah tersebut di atas, tujuan penelitian ini adalah :

1. Mengidentifikasi bahasa kiasan yang terdapat pada puisi “Akikaze no Kokoroyosa ni (Bayu Musim Gugur yang Sejukkan Kalbu) karya Takuboku Ishikawa.

2. Mendeskripsikan lapis makna feeling yang terdapat dalam puisi “Akikaze no Kokoroyosa ni (Bayu Musim Gugur yang Sejukkan Kalbu) karya Takuboku Ishikawa.

3. Mendeskripsikan amanat yang disampaikan dalam puisi Akikaze no Kokoroyosa ni (Bayu Musim Gugur yang Sejukkan Kalbu) karya Takuboku Ishikawa.

Penelitian ini menggunakan metode analisis dan metode deskriptif. Sumber data yang diambil adalah kumpulan puisi Takuboku Ishikawa.

Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah :

1. Bahasa kiasan yang terdapat dalam puisi Akikaze no Kokoroyosa ni (Bayu Musim Gugur yang Sejukkan Kalbu) karya Takuboku Ishikawa adalah majas metafora, simile, personifikasi dan sinekdoki. Majas metafora yang paling banyak muncul.

2. Makna feeling feeling meaningyang terdapat dalam puisi Akikaze no Kokoroyosa ni (Bayu Musim Gugur yang Sejukkan Kalbu) karya Takuboku Ishikawa adalah kesepian, kerinduan, kesedihan, penyesalan, instropeksi dan keputusasaan.

3. Amanat yang disampaikan dalam puisi Akikaze no Kokoroyosa ni (Bayu Musim Gugur yang Sejukkan Kalbu) karya Takuboku Ishikawa adalah perjalanan hidup yang penuh dengan kepahitan yang diwarnai dengan semangat pantang menyerah bisa menjadi pelajaran bagi kita.


要旨

「秋風のこころよさに」という石川啄木の詩の

比喩表現、感情、伝えたいメッセージについて

文学には二つの要素がある。内在的要素と外在的要素である。本研究の中心は「秋風のこころよさに」という石川啄木の詩の内在的要素である。内在的要素というのは言葉や音楽やテーマやメッセージなどである。石川啄木(1886-1912)は、現代における有名な日本人の一人である。彼は、一人の人間として常に、正直かつ鋭敏で日常生活を見つめ、その経験を詩という形に変え、発表した。

本研究における問題としては:

1.「秋風のこころよさに」という石川啄木の詩に使われている比喩表現は何であるか

2. 秋風のこころよさに」という石川啄木の詩の感情はどうであるか

3. 「秋風のこころよさに」という石川啄木の詩の伝えたいメッセージは何であるか。

上記の問題により、本研究の目的は:

1.「秋風のこころよさに」という石川啄木の詩の比喩表現を確認する。

2.「秋風のこころよさにという石川啄木の詩に表われる感情について説明する。

3.「秋風のこころよさにという石川啄木の詩の伝えたいメッセージを説明する。

本研究に使用する方法はdeskriptif kualitatif である。データは石川啄木の詩集からとった。本研究の結果は:

1.「秋風のこころよさに」という石川啄木の詩の比喩表現は隠喩、

直喩、擬人法 、提 喩である。隠喩は一番多いである。

2.秋風のこころよさに」という石川啄木の詩に表われる感情は寂しさ、懐かしみ、悲しみ、絶望、反省、非難である。

3.「秋風のこころよさに」という石川啄木の詩が伝えたいメッセージは「困難な道を行くときこそ、真直ぐな目と、強靭な精神をもって生きなければならない」ということである。


35 ABSTRAK

LATAR FISIK DAN LATAR SPIRITUAL DALAM NOVEL SHIOSAI (SENANDUNG OMBAK) KARYA MISHIMA YUKIO

Nama : Novia Tri Widiastuti

No. Reg. : 99240002

Program Studi : Bahasa Jepang / S1

Jurusan : Bahasa Asing

Fakultas : Bahasa dan Seni

Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Karya sastra merupakan pengungkapan hidup melalui bahasa, menceritakan segala aspek kehidupan yang bersumber pada masyarakat. Karya sastra diciptakan pengarang sebagai buah karya atau inspirasi yang inovatif dan kreatif. Eksistensi karya sastra dibangun dari unsur instrinsik seperti tokoh, alur, latar dan sebagainya, dan juga dari unsur ekstrinsik seperti psikologi, biografi pengarang dan lain sebagainya.

Latar merupakan salah satu unsur yang penting dalam karya sastra. Latar merupakan suasana dimana dan kapan saat tokoh melakukan kejadian atau peristiwa. Melalui latar pula, kita dapat menemukan suatu bentuk kebudayaan dari lokasi atau tempat lain yang menjadi latar cerita.

Dalam novel Shiosai (Senandung Ombak) ini, lokasi peristiwa terjadi di sebuah perkampungan nelayan yang masih alami dan sederhana, yaitu Utajima. Latar menjadi unsur yang dominan karena mewarnai hampir setiap peristiwa sehingga Utajima tampak khas, spesifik dan tipikal. Oleh karena itu penulis tertarik meneliti latar dengan merumuskan permasalahan sebagai berikut :

  1. Bagaimana latar fisik yang terdapat dalam novel Shiosai (Senandung Ombak) ?
  2. Bagaimana latar spiritual yang terdapat dalam novel Shiosai (Senandung Ombak) ?
  3. Bagaimana sikap tokoh terhadap alam (latar) dalam novel Shiosai (Senandung Ombak) ?

Penelitian dua latar tersebut diarahkan untuk menghasilkan informasi situasi terjadinya peristiwa dalam novel Shiosai (Senandung Ombak). Penelitian ini menggunakan telaah pustaka dan deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, maka penulis dapat menyimpulkan gambaran latar fisik dan latar spiritual sebagai berikut :

1. Latar fisik yang terdapat dalam novel Shiosai (Senandung Ombak), meliputi tempat dan waktu.

Tempat : Utajima, pantai Taman, gua di tanjung Benten, rumah, pemandian umum, mercusuar, kuil Yashiro, gunung Higashi dan kuburan.

Waktu : musim panas, musim semi, musim salju, saat senja, saat badai.

2. Latar spiritual yang terdapat dalam novel Shiosai (Senandung Ombak), meliputi adat istiadat, kepercayaan dan tata cara.

Adat istiadat : ojigi, pergi ke sentô dan latihan samudra.

Kepercayaan : kepercayaan pada Tuhan, kepercayaan diri sendiri

dan kepercayaan pada orang lain.

Tata cara : sikap saling tolong menolong, saling sapa dan

kepekaan membaca situasi secara alami (waktu, cuaca, naik turunnya air laut dan sebagainya).

3. Sikap tokoh terhadap alam (latar) adalah positif, karena alam memberinya hidup dan penghidupan yang baik. Sikap itu antara lain berupa kepuasan, bersahabat, menyatu dengan alam, kehendak kuat dan pantang menyerah.

Dengan mengetahui gambaran latar dari suatu karya sastra, kita dapat menambah pengalaman dan informasi mengenai tempat atau hal-hal baru yang belum pernah didengar atau dilihat. Penulis juga mengharapkan adanya penelitian lanjutan dari unsur ekstrinsik, khususnya dari segi psikologi tentang perwatakan tokoh yang menarik untuk diteliti.


要旨

三島由紀夫の『潮騒』における物的背景と霊的背景について

文学作品は言語を媒介として表現される。生活を描写し、その生活自体は社会的に現実である。作家によって革新的かつ創造的に創作される。文学作品には内在的要素と外在的要素の二つの要素がある。内在的要素は登場人物、プロット、背景などによって構成される。外在的要素は心理、作家の履歴などによって構成される。

文学作品の中では背景は大切な要素であり、いつ、どこである事件が起きるかのような雰囲気を描く。さらに背景により文化を伝えることができる。

『潮騒』の小説の中で事件場所は自然に囲まれた歌島という漁師の村である。歌島は著しく特殊な背景を持っている。

従って、物的背景と霊的背景という二つ観点から筆者は興味を持った。本研究の問題は次の二点である。

1.『潮騒』の中で物的背景はどうであるか。

2.『潮騒』の中で霊的背景はどうであるか。

3 .『潮騒』の中で自然に登場人物の能度はどのようなことがあるか。

この背景二つについて事件の状態の情報を明らかにする。本研究で用いた方法はtelaah pustaka deskriptif kualitatif である。本研究の結果、次のことが判明した。

1.『潮騒』の中で物的背景は場所と時期の二つがある。

場所は歌島、庭園、瓣天岬の洞窟、家、銭湯、燈台、八代神社、墓地と  東山である。

時期の場合は夏、春、冬、台風が吹いた時、日が沈んだ時である。

2.『潮騒』の中で霊的背景は伝統、信用、慣習の三つがある。

一つ目の伝統はお辞儀、銭湯へ行くこと、船員の修業である。二つ目の信用は神様の信仰、自信、他人を信じることである。三つ目の慣習は相互援助、お互いの挨拶、自然との共存 (時間、 天気など)である。

3 .『潮騒』の中で自然 (背景) に登場人物の態度は積極的である。それは満足する、自然と一つにする、強く希望によって、付き合う、絶対に降伏しないことである。


36 ABSTRAK

SUPERIORIORITAS TOKOH UTAMA DALAM NOVEL

CHIJIN NO AI KARYA TANIZAKI JUN’ICHIRÔ

(TINJAUAN KRITIK SASTRA FEMINIS IDEOLOGIS)

N a m a : Warih Anggo Tri Kusumawati

Nomor Registrasi : 99240006

Program Studi : Pendidikan Bahasa Jepang/S1

Jurusan : Bahasa Asing

Fakultas : Bahasa dan Seni

Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Skripsi ini berjudul Superioritas Tokoh Utama dalam Novel Chijin no Ai karya Tanizaki Jun’ichirô (Tinjauan Kritik Sastra Feminis Ideologis).

Superioritas adalah keunggulan, kelebihan. Superioritas wanita adalah suatu keadaan dimana kaum wanita lebih berkuasa terhadap kaum pria. Dalam penelitian ini superioritas tersebut ditinjau dari segi kritik sastra feminis ideologis.

Kritik sastra feminis adalah kritik sastra yang memandang sastra akan adanya jenis kelamin yang banyak berhubungan dengan budaya, sastra, dan kehidupan manusia. Jenis kelamin yang dimaksud adalah perampuan. Sedangkan kritik sastra feminis ideologis adalah kritik sastra feminis yang melibatkan pembaca wanita dalam menganalisis citra serta stereotipe wanita. Asalkan dapat menempatkan diri sebagai wanita ketika menganalisis citra serta stereotipe wanita, pembaca pria pun dapat dilibatkan dalam kritik sastra feminis ideologis.

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah :

1. Bagaimanakah karakter Naomi ?

2. Bagaimanakah perilaku Naomi yang menunjukkan superioritas terhadap tokoh Jôji ?

3. Bagaimanakah perilaku Naomi yang menunjukkan superioritas bila ditinjau

dari segi kritik sastra feminis ideologis ?

Tujuan penelitian ini adalah :

1. Mengetahui karakter Naomi sebagai tokoh utama, yang menjadi latar belakang perilaku superiornya.

2. Mengetahui perilaku Naomi yang menunjukkan superioritas terhadap Jôji.

3. Meninjau perilaku Naomi yang menunjukkan superioritas dari segi kritik sastra feminis ideologis, apakah sudah sesuai dengan citra dan stereotipe wanita Jepang ataukah tidak.

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan metode “content analysis” atau kajian isi dan metode analisis deskriptif. Metode kajian isi digunakan untuk menganalisis karya sastra. Sedangkan metode deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan hasil analisis data.

Dari penganalisaan data diperoleh kesimpulan sebagai berikut :

1. Kelebihan pada karakter fisik Naomi telah mendorongnya untuk berperilaku superior.

2. Superioritas Naomi ditunjukkan dengan dominasinya terhadap Jôji.

3. Bila ditinjau dari segi kritik sastra feminis ideologis, perilaku Naomi yang menunjukkan superioritas bertentangan dengan citra dan stereotipe wanita Jepang.


要旨

谷崎順一郎é痴人の愛ûの中における主人公の優位な振る舞いéIDEOLOGICなフェミニスト文学的な批評観察û

この論文のタイトルは谷崎順一郎 é痴人の愛û の中における主人公 の 優位な 振る 舞い éIdeologicなフェミニスト文学的な批評観察ûである。

優位な振る舞いというのは他の人に権威を示す振る舞いである。本研究には、その優位な振る舞いはIdeologicなフェミニスト文学的な批評として観察される。フェミニスト文学的な批評というのは文学、文化、人間生活とある性にとらえた文学的な批評である。その性の意味としては女性である。さて、Ideologicなフェミニスト文学的な批評というのは女性のイメージと女性のstereotipeを悟るために、女性の読者を巻き込むという意味のフェミニスト文学的な批評である。女性のイメージと女性のstereotipeを悟るために、女性の観点に立てば、男性の読者もIdeologicなフェミニスト文学的な批評に関わることも可能である。

本研究の問題は :

1. ナオミの性格はどうであるか。

2. 譲治に対する、ナオミの優位な振る舞いはどうであるか。

3. ナオミの優位な振る舞いはIdeologicなフェミニスト文学的な批評という観点からどうであるか。

本研究の目的は :

1. ナオミの優位な振る舞いの背景となる性格を知る。

2. 譲治に対する、ナオミの優位な振る舞いを知る。

3. Ideologicなフェミニスト文学的な批評からナオミ優位な振る舞いを観察し、日本の女性のイメージと日本の女性のstereotipeと合っているかどうかを知る。

本研究は質的な研究で内容分析法とdescriptiveの方法を使う。内容分析は文学を観察するために使う。Descriptiveの方法はデータ分析の結果について説明的に使う。

このデータ分析から次の結論がある。

1. ナオミの身体の特徴が彼女に優位に導く。

2. ナオミの優位な振る舞いは譲治に対する権威を示す。

3. Ideologicなフェミニスト文学的な批評観点から、ナオミの振位な舞いは日本の女性のイメージと日本の女性のstereotipeと異なることが分かった。


37 ABSTRAK

PERILAKU AMAE 『甘え』YANG TERCERMIN PADA

HUBUNGAN CINTA KASIH SHUNKIN DAN SASUKE

DALAM NOVELET “SHUNKINSHOO” 『春琴抄』 

KARYA TANIZAKI JUN’ICHIRO

Nama : Deasy Rahmawati

No Reg : 99240007

Program Studi : S-1

Jurusan : Pendidikan Bahasa Jepang

Fakultas : Fakultas Bahasa dan Seni

Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Skripsi ini berjudul “Perilaku Amae yang tercermin pada hubungan cinta kasih Shunkin dan Sasuke dalam Novelet “Shunkinshoo” Karya Tanizaki Jun’ichiro”. Pemilihan judul tersebut di landasi oleh faktor bahwa karya sastra merupakan cerminan kehidupan dan budaya suatu bangsa.

Novelet “Shunkinshoo” merupakan novelet yang unik, mengisahkan hubungan seorang majikan – pelayan, guru – murid dan kisah percintaan yang tersamar namun tak lepas dari perilaku amae. Di dalam novelet tersebut tokoh Shunkin mengandalkan diri pada kemauan hasrat baik dari orang lain khususnya Sasuke. Begitupun sebaliknya, Sasuke memiliki hasrat yang sama terhadap Shunkin. Rasa simpati dari Shunkin dan Sasuke berkembang menjadi persahabatan, yang kemudian tumbuh menjadi perasaan cinta karena adanya amae.

Berdasarkan alasan diatas penulis tertarik untuk menganalisis bagaimana perilaku amae yang tercermin pada hubungan cinta kasih tokoh shunkin dan Sasuke pada novelet “Shunkinshoo” karya Tanizaki Jun’ichiro. Amae sendiri dapat diartikan sebagai keinginan untuk menggantungkan diri. Amae dapat diterjemahkan juga sebagai jiwa orang Jepang.

Rumusan masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :

  1. Bagaimanakah perilaku amae yang tercermin pada tokoh Shunkin dalam novelet “Shunkinshoo” karya Tanizaki Jun’ichiro?
  2. Bagaimanakah perilaku amae yang tercermin pada tokoh Sasuke dalam novelet “Shunkinshoo” karya Tanizaki Jun’ichiro?
  3. Bagaimanakah perilaku amae yang tercermin pada hubungan cinta kasih di antara kedua tokoh tersebut?

Untuk memperoleh gambaran yang jelas, maka penulis menggunakan metode penelitian deskriptif dengan melalui pendekatan intrinsik dan ekstrinsik. Metode analisis deskriptif menganalisa hubungan sastra dan budaya. Metode ini dipakai untuk melukiskan juga menganalisis novel sesuai dengan kepentingan penulisan ini.

Dari hasil analisis data, diperoleh kesimpulan sebagai berikut :

1. Perilaku amae yang ditunjukkan oleh Shunkin, antara lain: tanomu, toriiru, futekusare, amanzuru, hinekureru, dan kodawaru.

2. Perilaku amae yang ditunjukkan oleh Sasuke, antara lain: kigane, shinkeishitsu, dan suneru

3. Perilaku amae yang tercermin pada hubungan cinta kasih di antara keduanya adalah bahwa antara Shunkin dan Sasuke memendam hasrat amae dalam hubungan cinta mereka, walau tersamar tetapi mereka menyadari kebersamaannya dan ketergantungan mereka bahkan kebutaan mereka berdua membuat amae yang ada semakin kuat untuk bergantung satu sama lainya. Hasrat amae yang mereka rasakan semakin tampak dan mewarnai kehidupan mereka berdua hingga setia sampai ajal memisahkan mereka.


要 旨

谷崎順一郎「春琴抄」に現れる春琴と佐助の

恋愛関係における甘えの行為について

この論文のテーマは谷崎順一郎「春琴抄」に現れる春琴と佐助の恋愛関係における甘えの行為についてである.このテーマを選んだ理由は文学作品は国民生活および文化の描写であるからである。「春琴抄」の中に雇用主と給仕の関係、先生と生徒の関係、隠れた愛情関係などが描かれている。そのほか、「春琴抄」の中に春琴は他人の良心を、特に佐助に依存することを書いてある。

佐助も春琴に対して同じ気持ちを持つ。二人の関係は友好関係になりつつある。ようやく、甘えの行為により二人の関係は恋愛関係になった。従って、春琴と佐助の恋愛関係について筆者は興味を持ち、分析した。甘えというのはある人が他人に依存したいと思うことである。つまり、甘えは日本人であると訳することができると思う。本研究の問題は次の三点である。

1. 谷崎順一郎の小説「春琴抄」の中に現れる春琴の甘えの行為はどのようなものであるか。

2. 谷崎順一郎の小説「春琴抄」の中に現れる佐助の甘えの行為はどのようなものであるか。

3. 二人の恋愛関係の中に現れる甘えの行為はどのようなものであるか。

本研究で用いられた方法は、質的記述法である。本研究の結果は、次のとおりである。

1.春琴の甘えの行為はたのむこと、とりいること、ふてくされること、あまんずること、ひねくれること、こだわることである。

2.佐助の甘えの行為はきがね、神経質、すねることである。

3.春琴と佐助は恋愛関係の中で、甘えの気持ちを隠したり相互依存したりすることを知るだけではなく盲目になっても甘え気持ちが強くなる。


38 ABSTRAK

PERAN ALUR TERHADAP PENOKOHAN

DALAM CERPEN 『芋粥』IMOGAYU (BUBUR KETELA) KARYA AKUTAGAWA RYŨNOSUKE

Nama : Eny Pudji Lestari

No. Reg. Mahasiswa : 99240009

Program Studi : S-1/Bahasa Jepang

Jurusan : Bahasa Asing

Fakultas : Bahasa dan Seni

Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya

Salah satu unsur intrinsik yang terdapat dalam sebuah karya sastra, khususnya fiksi adalah alur dan penokohan. Alur adalah rangkaian peristiwa yang berdasarkan pada hubungan sebab akibat. Peristiwa-peristiwa itu terjadi pada diri tokoh-tokoh. Bisa juga sebaliknya, peristiwa-peristiwa dalam cerita dapat menyebabkan adanya aksi-aksi tokoh, karena peristiwa-peristiwa cerita diwujudkan melalui perbuatan, tingkah laku, dan sikap tokoh(utama) cerita. Jati diri seorang tokoh ditentukan oleh peristiwa-peristiwa yang menyertainya, dan sebaliknya, peristiwa-peristiwa itu sendiri merupakan pelukisan tokoh.

Watak yang sesungguhnya dari seorang tokoh di dalam sebuah karya sastra dapat diketahui tatkala bagaimana sikapnya saat berhadapan dengan konflik-konflik yang ada dalam karya sastra tersebut. Karena konflik-konflik diciptakan di dalam peristiwa, maka dapat terlihat hubungan antara peristiwa dengan konflik, konflik dengan perwatakan, dan perwatakan dengan alur.

Berdasarkan alasan tersebut di atas, maka rumusan masalahnya adalah sebagai berikut :

  1. Bagaimanakah struktur alur cerpen 『芋粥』Imogayu (Bubur Ketela) karya Akutagawa Ryūnosuke ?
  2. Bagaimanakah peran alur terhadap penokohan dalam cerpen『芋粥』Imogayu (Bubur Ketela) karya Akutagawa Ryūnosuke ?

Penelitian ini bertujuan untuk deskripsikan struktur alur dan peran alur terhadap penokohan terutama tokoh utama dalam cerpen 『芋粥』Imogayu karya Akutagawa Ryūnosuke. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Metode analisis dipakai untuk menganalisis sastra dan metode deskriptif digunakan untuk mendeskriptifkan hasil analisis data.

Hasil analisis data menunjukkan bahwa :

1. Struktur alur dalam cerpen 『芋粥』Imogayu adalah alur maju.

2. Melalui alur dapat diketahui tokoh utama dan perwatakan tokoh terutama tokoh utama.

Tokoh utama dalam cerpen ini adalah 『五位』Goi. Hal ini diketahui dari seringnya tokoh Goi muncul dalam cerita dan juga tokoh 『五位』Goi adalah tokoh yang paling banyak diceritakan. Tokoh utama ini berwatak dinamis. 『五位』Goi mengalami perkembangan perwatakan. Pada awalnya ia adalah orang yang lugu dan bodoh, kemudian diakhir cerita 『五位』Goi sadar dengan kebodohan dan keluguannya itu. Bahwa ternyata bubur ketela satu mangkok rasanya lebih nikmat daripada makan lebih dari satu mangkok. Selain itu 『五位』Goi juga menerima perlakuan orang selama ini yang merupakan akibat dari kebodohannya itu.


要旨

芥川竜之介 の『 芋粥 』における

主人公の性格形成に対するストーリーの役割について

文学作品の一つの本質的な要素は、ストーリーと登場人物である。ストーリーと言うのは出来事の因果関係に基づいた構造である。その出来事は登場人物が中心となり起きるものである。逆に言えば登場人物が起因して出来事が起こるとも言えるだろう。なぜなら登場人物の主な行動や、態度を通し話の出来事が現れるからである。主人公の身元は出来事を決める。逆に言えば出来事は主人公を描写する。

主人公の本当の性格は作品中に見られる葛藤に面した時の態度を通して見ることが出来るだろう。なぜなら葛藤はそれらの出来事を創り出すからである、従って葛藤と出来事の関係、葛藤と主人公の関係から性格とストーリーを見ることが出来るだろう。

これらを理由として本論文では次の点について取り上げる。

1. 芥川竜之介『芋粥』のストーリーの構造はどのようなものであるか。

2. 芥川竜之介『芋粥』の主人公の性格はストーリーに対してどのような役割をもっているか。

本研究の目的は芥川竜之介の『 芋粥 』のストーリー構造を明らかにし主人公の性格ストーリーに対する役割を記述することである。本研究に用いる分析の方法はDescriptive Analysis である。Descriptive Analysisと言うのは文学作品における心理描写を分析したものである。

本研究の結果、次の事が明らかになった。

1. 『芋粥』のストーリーは前進的なストーリーである。

2. ストーリーの役割の中で主人公と主人公の性格を知ることが出来る。

『芋粥』の主人公は五位である。主人公は力強い性格である。最初、彼は愚鈍でナイーブな人である。しかし、小説の最後で主人公は愚行を悟った。


39 ABSTRAK

PENGARUH ESTETIKA TERHADAP KEMAMPUAN KOGNISI, AFEKSI DAN PSIKOMOTORIK SAMURAI PADA NOVEL MUSASHI JILID DELAPAN KARYA EIJI YOSHIKAWA

Nama : Benny Moeryantono

No. regestrasi : 99240010

Program studi : Pendidikan Bahasa Jepang

Nama lembaga : UNESA

Novel Musashi adalah sebuah novel yang ditulis oleh pengarang Jepang bernama Eiji Yoshikawa dari tahun 1921-1925. novel Musashi menceritakan sosok Samurai yang mencari kebenaran dengan jalur pedang, sekaligus menggambarkan masyarakat Jepang pada masa itu.

Dalam menganalisis pengarus estetika terhadap kemampuan kognisi, afeksi dan psikomotorik samurai pada novel Musashi jilid delapan karya Eiji Yoshikawa, rumusan masalahnya adalah sebagai berikut:

1. Bagaimana pengarus estetika terhadap kemampuan kognisi samurai pada novel Musashi jilid delapan karya Eiji Yoshikawa?

2. Bagaimana pengarus estetika terhadap kemampuan afeksi samurai pada novel Musashi jilid delapan karya Eiji Yoshikawa?

3. Bagaimana pengarus estetika terhadap kemampuan psikomotorik samurai pada novel Musashi jilid delapan karya Eiji Yoshikawa?

Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah untuk memahami dan menjelaskan pengaruh estetika terhadap kemampuan kognisi, afeksi dan psikomotorik samurai pada novel Musashi jilid delapan karya Eiji Yoshikawa.

Untuk mendalaminya digunakan pendekatan intrinsik tanpa mengabaikan unsur-unsur lain dalam karya sastra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode ini digunakan untuk menganalisis novel tersebut sehingga mengarah pada aspek yang diteliti secara jelas.

Hasil analisis data menunjukkan:

1. Estetika mempengaruhi daya pikir, daya tangkap dan daya intelektual Samurai.

2. Estetika mempengaruhi rasa dan perasaan serta kejiwaan Samurai.

3. Estetika mempengaruhi tanggapan dan tindakan atau langkah yang diambil Samurai.


要旨

吉川英治『宮本武蔵第八巻』の中における侍のコグニシ能力

「認識」、アフェクシ能力「心理的」、及びサイコモトリク能力「心理運動」に及ぼす審美的能力の影響について

宮本武蔵は、1921年から1925年まで吉川英治と言う日本の作家によって書かれた小説である。この小説は、宮本武蔵と言う武士の生活について記述した。その時代の社会の状態を表している。

この研究の問題点は、

1.吉川英治『宮本武蔵第八巻』の中に見られる侍のコグニシ能力「認識」審美的能力の影響は、どのようなものであろうか。

2.吉川英治『宮本武蔵第八巻』の中に見られる侍のアフェクシ能力「心理的」審美的能力の影響は、どのようなものであろうか。

3.吉川英治『宮本武蔵第八巻』の中に見られる侍のサイコモトリク能力「心理運動」審美的能力の影響は、どのようなものであろうか。

この研究の目的は、吉川英治『宮本武蔵第八巻』の中における侍のコグニシ能力「認識」、アフェクシ能力「心理的」、及びサイコモトリク能力「心理運動」に及ぼす審美的能力の影響について知ることである。

本研究は、Deskriptif Kualitatifの方法を用い。それには、吉川英治「『宮本武蔵第八巻』の中における侍のコグニシ能力「認識」、アフェクシ能力「心理的」、及びサイコモトリク能力「心理運動」に及ぼす審美的能力の影響について質問や答えを記述した。

この研究の結果、次のようなことが明らかになった。

1.審美的能力は、侍の知能力、理解能力、思慮能力に影響力がある。

2.審美的能力は、侍の感情、感動、心霊に影響力がある。

3.審美的能力は、侍の思想と行為を取ることに影響力がある。

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: