Suatu Pagi Di Ibaraki

Ibaraki-Ken, Kamisu Shi

Ayu

25 Feb 2008 (peace……………!!!!!!!)

Jam menunjukkan pk.09.45. Dengan tergesa menuju telpon umum untuk telpon ke Indonesia. Supaya murah aku menggunakan kartu KDDI seharga 8000 yen, kartu seharga itu cukup untuk telpon ke Indonesia dengan durasi 300 menit. Yah cukuplah untuk sebulan bertelpon ke Indonesia daripada menghabiskan koin 100 yen an.

Setelah telpon, aku bergegas ke Basu tei dan menuju ke Kashima shi. Setelah urusan selesai waktu menunjukkan pukul 16.15. “Ya ampun!”. Aku harus telpon lagi ke orang tua Home Stay di Kyoto untuk janjian ketemu………………..

Apa daya kartu KDDI ku tidak ada………..

Setelah seluruh tas diubek habis, baru teringat kartu itu tertinggal di telpon umum.

Akhirnya dengan berharap cemas, aku kembali ke rute semula yaitu Kashima Shi, lumayan juga bersama dengan nunggu bis waktu perjalanan 40 menit. Turun dari bis menunjukkan waktu 17.00 kurang 5 menit dan bergegas kembali ke telpon umum.

Oolaaaaalaaaaa maksudnya dalam hati Alhamdulillah…….

Kartu KDDI ku masih tergeletak dengan manis di atas sandaran telpon umum.

Aku tidak habis piker selama 7 jam, kartu itu tidak ada yang menyentuh…..

Apa karena orang Jepang pakai Keitai /Hp semua, sehingga tidak ada yang pakai telpon umum itu ?

Atau memang kebiasaan mengambil barang yang bukan miliknya, yang memang dilarang ?

Atau tidak ada yang tahu kegunaan kartu itu ? Soalnya kartu itu bis untuk local Jepang dan luar Jepang.

Walahu alam…………….

Ayu (92)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: