Tentang Salju

Wah, kang NI, timbang takcomment ulang di artikel terdahulu, kayaknya jadi agak panjang deh. Jadi, let me tulis di Terbaru anyar aja ya…?

Ni soal salju neh…

Salju itu indah, lembuuut…??? Memang benar, kawan. Kalo gak percaya..? tanya deh ama Mbak Parastuti, mbak Dwina, ato sapa lagi tuh yg di Hokkaido dulu…? itu saat turun, lembut menepel di jaket kita. Kadang bahkan gak mencair. Kalo disentuh….? lembuuut…sekali. bertebaran melayang layang bagai kapas kecil kecil…Dulu, aku kira malah itu “kapuk“ brodolan, gitu lo. Habis.., schema yg aku punya, akan barang macam gitu hanya kapuk yg kalo mau dimasukkan ke kasur atau bantal, lalu mbrodol dan melayang2 dulu…Duh…, ndueso tenan…! habis, memang ndeso sih…!(jujur kan, aku..? – he…)

Nah, itu salah satu jenis salju. Jenis salju lainnya adalah keras spt kerikil kecil. Ya.., hampir bulat2 kecil gitu…. ini salju kristal. Biasanya disebut „arare“. Biasanya tdk disebut “yuki”, sebab kalo yuki refer kepada yg lembut tadi…

Jenis salju lain masih ada, aku lupa namanya. Ihik.., agak malu nih. Ini salju yg turun saat “fububki”, atau badai salju. Bentuknya seperti yg lembut itu, tapi lebih padat. Apalagi kalo turunnya diikuti badai kencang, lalu menyentuh kulit, atau muka…!! Duh…, sakitnya…???bagai dihantam beribu kerikil aja….! Hati2 ya.., bisa terluka segala lo…

Ada lagi nih. Salju Niigata beda ama salju Hokkaido. Kadang sama juga sih. Cuma pada umumnya beda. Salju Niigata lebih banyak mengandung air. Sehingga lebih berat. Makanya, beban atap bangunan di Niigata lebih besar dari pada di Hokkaido. Biasanya kalo musim dingin, banyak berita tentang rumah di desa, apalagi yg penghuninya hanya orang2 tua usia 80 ke atas, roboh karena gentingnya harus menanggung beban salju yg berat, di perfektur Niigata. Di Hokkaido, cerita begini kurang populer.

Salju kalo sudah menumpuk, dan suhu udara tetap dingin, biasanya akan mengeras dan bias dipake bermain ski, dll. Ya…, sec gampang aku nggambarinnya, kayak es pasrah yg dibiarkan di kulkas. Lama2 keras lagi, dan jadi es batu lagi. Ya..! memang jadi es batu. Makanya, keras banget. Dan itulah yg kemudian dicetak menjadi es balok dan disusun, lalu dipahat menjadi patung2 raksasa di Sapporo, Hokkaido saat Snow Festival (Yuki matsuri). Di Niigata juga banyak Yuki matsuri kecil2, di daerah.

Salju yg ada di jalan jalan, biasanya juga keras. Baik yg tak sempat terinjak, maupun yg sudah terinjak. Dan kita berjalan diatasnya lalu jatuh…???wah.., sakit banget tuh…sama dengan jatuh diatas batu aja…! mana permukaannya licin, lagi..! bayangin. Sama dengan berjalan diatas es batu, kan? Biasanya orang2 memakai sepatu dg alas agak bergerigi, untuk menahan agar tidak terselip. Jadi.., pake sepatu „anti selip”…

Salju yg sdh bertumpuk tebal di gunung, biasanya akan mencair, baik pelahan maupun seketika. Hal inilah yg kang Ni bilang “salju itu menakutkan”…! Iya, memang bener…! ini terjadi jika suhu bumi mulai naik, sedangkan suhu udara belum seberapa naik. Maka, salju dibagian bawah akan menjadi hangat lebih awal, dan mencair pelahan pada batas ketebalan tertrtentu. Jika sebagian besar di bagian bawah, salju mulai sedikit mencair, maka bagian ataspun akan turut „ambrol“…! maka, terjadilah longsor salju (nadare). Dan inilah yg paling bahaya, khususnya untuk mereka yg lagi bermain ski. Dan karena suhu udara belum naik (yg naik kan suhu bumi), sehingga kurang bias diduga kalo hendak terjadi nadare. Biasanya ada dugaan, tapi belum bias akurat. Dan hal inilah yg dibilang orang, salju juga menakutkan.

Umulk (’89)

2 Tanggapan

  1. di sini bisa liat bagaimana yuki itu cukup lembut. gak bener2 lembut kayak kalo lagi turun sih. tapi dsh sgsk mengkristal. kayak pasir lah.

  2. waaaah..coba di indonesia ada musim salju..
    kira” bagaimana ya cara terjadinya salju seperti dikutup utara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: