Tulisan ini dimuat di Jurnal Bahasa Asing Vol.5 No.5 Desember 2009
Oleh: R o n i
Abstrak
Qualifier adalah modifier yang mempunyai tugas untuk memodifikasi atau memberi keterangan terhadap konstituen utama dalam konstruksi predikat. Ada dua syarat untuk menjadi qualifier dalam bahasa Jepang. Diandaikan jika predikat diisi oleh verba, maka pertama, konstituen tersebut menjadi satu kesatuan dengan konstituen utama yang berupa verba tersebut membentuk konstruksi frasa predikat verba. Karena berbentuk konstruksi frasa, di antara verba dan konstituen qualifier tidak diperbolehkan kehadiran konstituen yang sejajar dengan fungsi sintaksis menyisipinya. Berdasarkan kedua syarat ini, konstituen yang dapat berstatus sebagai qualifier di antaranya adalah golongan kata bantu predikat (jodooshi) dan partikel akhir (shuujoshi). Kemudian secara linguistik umum, istilah yang disebut dengan golongan KAM atau kala, aspek, dan modal dapat juga berstatus sebagai qualifier. Akan tetapi semua ini butuh kajian detail satu persatu terhadap konstituen yang masuk pada beberapa golongan tersebut.
Kata kunci: tipologi bahasa, urutan, qualifier, frasa predikat, verba
Garis Besar Isi:
Pengantar
Tipologi Bahasa
Urutan Morfem dan Kata
Perlunya Pembahasan tentang Qualifier
Posisi Qualifier dalam Klausa
Fungsi -ru/-u
Keberadaan Qualifier dalam Kalimat
Qualifier Bahasa Jepang Menurut Lehmann
Syarat Qualifier dalam Bahasa Jepang
Konstituen yang dapat Berstatus sebagai Qualifier
Penutup
.
Baca/print/download klik S I N I
Tulisan Roni yang lain klik S I N I
Filed under: linguistik, Penelitian, Tatabahasa Bahasa Jepang Ditandai: | TIPOLOGI BAHASA JEPANG: KAJIAN TEORI TENTANG QUALIFIER

Totemo omoshirokute, yakunitatsu