Berikut ini abstrak tulisan Pak Lurah yang dimuat di Jurnal Online PPIJ “INOVASI ONLINE” Vol. 14/XXI/Juli 2009. Bagi yang mau membaca secara keseluruhan silakan klik di: http://io.ppi-jepang.org/article.php?id=329 (agak sedikit mojibake)
Bagi yang mau donwload untuk referensi rombun silakan klik di: http://io.ppi-jepang.org/article.php?edition=14
.
QUALIFIER BAHASA JEPANG BERDASARKAN JENIS PREDIKAT : DALAM HUBUNGANNYA DENGAN JODOOSHI
Oleh: Roni
Abstrak
Bahasa-bahasa di dunia dibedakan menjadi bahasa VO dan bahasa OV. Bahasa Indonesia adalah jenis bahasa VO dan bahasa Jepang merupakan bahasa OV. Ada konstituen modifier yang mempunyai peran khusus hanya menerangkan arti konstituen inti yang mengisi V predikat. Modifier itu disebut qualifier (Q). Letak qualifier adalah sebelum V pada bahasa VO dan setelah V pada bahasa OV, jadi Q-V-O atau O-V-Q. Terdapat dua syarat untuk menjadi konstituen qualifier dalam bahasa Jepang yaitu pertama, konstituen yang bersangkutan harus menyatu dengan konstituen inti dalam predikat membentuk konstruksi frasa predikat. Kedua, karena berbentuk konstruksi frasa, di antara konstituen qualifier dan konstituen inti dalam predikat tersebut tidak diperkenankan penyisipan oleh konstituen lain yang besarnya sejajar dengan fungsi sintaksis. Berdasarkan jenis kata pengisi predikat dalam bahasa Jepang, qualifier dapat dibedakan menjadi qualifier predikat verba, qualifier predikat adjektiva, dan qualifier predikat nomina.
Kata-kata kunci: qualifier, kata bantu predikat, tipologi bahasa
Penelitian tentang bahasa Jepang yang lain klik di S I N I
DIarsipkan di bawah: Penelitian, Tatabahasa Bahasa Jepang | Ditandai: Jenis Predikat dalam Bahasa Jepang, jodooshi, kata bantu predikat, Qualifier, tipologi bahasa
anak buah Mr. Daryanto…. Selamat Pak! LAnjutkan!!! salam kangen….
Terimakasih, Pak Sahid. Bagaimana studi doktornya di Malaysia, sudah selesai? Iya nih, sebagai anak buah yang baik dan benar berkewajiban melanjutkan studi yang telah dikerjakan sebelumnya ha ha ha……